Gara-gara Rokok, Geng Motor Keroyok Pemilik Warung

Anak-anak Berandalan Bermotor
Sumber :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar

VIVA.co.id – Geng motor kembali bikin resah warga Depok. Kali ini, sekelompok orang diduga dari Geng Jepang alias Jembatan Mampang, menganiaya pemilik warung di kawasan Jalan Pramuka II, Pancoran Mas, Depok Jawa Barat, Kamis, 12 Oktober 2017. 

img_title Ayah di Bandung Aniaya Anak Kandung hingga Tewas: Berawal Cekcok Uang Rp 500 Ribu Buat Judol

Pemicunya sepele. Mereka menganiaya diduga hanya karena tidak mendapatkan rokok. “Pelaku ini datang minta rokok dengan cara utang. Korban tidak memberinya karena utang pelaku cukup banyak dan belum dibayar," ujar Kapolsek Pancoran Mas Komisaris Roni Wowor kepada wartawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekitar lima orang pelaku lantas menganiaya Rifandi, pemilik warung. Tak hanya itu. Mereka juga merusak warung korban. Usai melakukan aksi kejinya itu, para pelaku kabur meninggalkan korban yang berlumuran darah.

img_title Tawuran Geng Motor di Makassar Tewaskan Ojol, 19 Orang Jadi Tersangka, Mayoritas Masih di Bawah Umur

“Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bhakti Yudha, namun karena luka cukup parah di bagian perut akibat sabetan celurit akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Fatmawati dan masih dirawat,” katanya.
 
Setelah kejadian itu, polisi melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Satu di antara mereka akhirnya berhasil diringkus di lokasi persembunyiannya di kawasan Margonda Depok. 

Selain membekuk pelaku, petugas juga menemukan kaus yang masih berlumuran darah. Kaus itu diduga digunakan pelaku saat melancarkan aksinya. “Untuk pelaku utama masih kami buru," ujarnya.
 
 

img_title Kasus Penganiayaan Pelajar di Toilet SMA Negeri 3 Banda Aceh, 6 Siswa Jadi Tersangka
Polres OKU Selatan menetapkan tersangka kasus kematian seorang narapidana di Lapas Muaradua

Napi di Lapas Muaradua Tewas Dianiaya, 4 Orang Jadi Tersangka

Seorang narapidana (napi) bernama Adi Waswara, di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muaradua, ditemukan meninggal pada Jumat (23/10/2026) karena dianiaya

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut