Dibungkus Karpet, Jasad Imam Dibawa Pakai Taksi Online

Polisi memeriksa mayat pria dalam karung di Terminal Kampung Rambutan.
Sumber :
  • Foe Peace - VIVA.co.id

VIVA – Identitas jasad laki-laki terbungkus yang dibuang dekat toilet umum Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, akhirnya terkuak. Korban adalah Imam Maulana (19). Pria nahas itu bekerja di Clean House Laundry yang ada di ruko Citra Grand Cibubur, Bekasi. Dia dibunuh oleh teman kerjanya yang bernama Badrun. Keduanya terlibat hubungan sesama jenis.

img_title Kronologi Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Rekaman CCTV Ungkap Jejak Pelaku Sebelum Tega Habisi Nyawa Korban

Motif sementara, Badrun mengaku cemburu karena korban dekat dengan seorang wanita asal Bandung, Jawa Barat. Padahal menurut Badrun korban adalah kekasihnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Imam dibunuh pada Minggu 12 November 2017 tengah malam di Clean House Laundry dan baru dibawa ke Terminal Kampung Rambutan pada Selasa 14 November dini hari.

img_title Sadisnya Dwi Bagus Habisi Nyawa Istri Siri dan Anaknya di Madiun, Dibunuh lalu Mayatnya Dibakar dan Digiling

Menurut Kepala Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Hendy F Kurniawan mengatakan jasad dibawa Badrun dengan taksi online.

"Pada hari Selasa tanggal 14 November 2017, pukul 02.00 WIB memesan taksi online dan membuang mayat di dekat toilet terminal Kampung Rambutan," katanya pada Rabu 15 November 2017.

img_title Detik-detik Mengerikan Suami Bunuh Istri Sirih hingga Anak Secara Bergantian di Hotel Madiun

Sebelum dibawa ke Terminal Kampung Rambutan, jasad Imam diinapkan di tempatnya kerjanya selama sehari semalam. Jasad Imam ditumpuk dengan baju-baju laundry.

"Pelaku selanjutnya menyimpan mayat korban di sudut bagian tengah ruangan. Ditutupi dengan baju-baju laundry," katanya.

Ilustrasi pembunuhan

Motif Sadis Dwi Bagus Bunuh Istri Siri dan Anak di Madiun Terungkap: Cemburu Buta, Istri Sah Chat Korban Jadi Pemicu

Motif di balik kasus pembunuhan sadis ibu dan anak di Madiun yang jasadnya digiling dan dibakar akhirnya terungkap. Bukan soal ekonomi, tapi karena cemburu

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut