Alasan Anies Tarik Raperda Reklamasi

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan.
Sumber :
  • Anwar Sadat

VIVA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan, ada beberapa alasan menarik dua rancangan peraturan daerah (raperda) terkait pulau reklamasi. 

img_title Arti Kata 'Josjis' yang Dipakai Anies Baswedan ke Ganjar Pranowo, Ternyata Ini Maknanya

Hal utama yang menjadi pertimbangan yaitu lingkungan hidup. Kedua, soal keadilan atas pemanfaatan ruangan di tempat tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ketiga adalah faktor pemanfaatan bahwa areal reklamasi ataupun areal pantai di utara Jakarta itu harus bisa dimanfaatkan untuk kepentingan publik semaksimal mungkin," kata Anies di Balai Kota, Jakarta, Jumat, 15 Desember 2017. 

img_title Momen Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan Bertemu di Jogja: Josjis, Dab

Menurut Anies, Jakarta merupakan Ibu Kota yang sangat strategis sehingga apapun yang dilakukan di pesisir pantai itu akan punya efek pada keamanan nasional, stabilitas ekonomi, stabilitas politik. Hal itu berbeda dengan sekadar menata kawasan pantai yang tidak ada pusat pemerintahan dan pusat perekonomian.

"Ini pusat perekonomian Indonesia yang bisa dibilang sekarang ini Asia Tenggara pusatnya di kita. Karena itu, apapun yang kita lakukan di tempat ini akan punya konsekuensi yang sangat besar," ujarnya. 

img_title Rumahnya Diselimuti Abu Vulkanik, Anies Baswedan Bagikan Tips Penting untuk Warga

Menurut Anies, faktor-faktor tersebut akan menjadi pertimbangan baginya untuk menyusun Raperda yang baru. "Kami akan memastikan bahwa di dalam rancangan yang nanti akan kami susun, rancangannya memperhitungkan ini bukan hanya Jakarta tapi ini Ibu Kota," ujarnya.

Dia menambahkan, “Nilai strategisnya berbeda sekali antara sebuah kota dengan sebuah Ibu Kota pertimbangannya akan lebih banyak lagi."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dua raperda yang ditarik yaitu Raperda Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) dan Raperda Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta atau RTRKS Pantura. 

Dua raperda reklamasi yang ditarik Anies diajukan pada zaman Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Namum pembahasan itu tak kunjung selesai setelah Ketua Komisi D Muhammad Sanusi ditangkap KPK terkait kasus dugan korupsi pembahasan raperda itu. Sanusi diduga menerima suap dari pengembang pulau reklamasi. (mus)

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Kejutan Survei! KDM Salip Anies di Bursa Capres, Elektabilitas Gibran Pepet AHY

Survei terbaru Parameter Politik Indonesia (PPI) mengungkap peta persaingan calon presiden (capres) yang super ketat jika Pilpres digelar hari ini. Prabowo masih kokoh

img_title
VIVA.co.id
19 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut