Kisah 11 Wanita yang Dibunuh Pria karena Harta dan Asmara
- Pixabay
VIVA – Ibu Kota Jakarta dan kota-kota penyangga seperti Bogor, Tangerang dan Bekasi, rupanya masih menjadi wilayah yang tidak aman bagi wanita. Buktinya, selama tahun 2017, lebih dari 10 wanita dibunuh.
Ironisnya, wanita-wanita itu dibunuh oleh pria-pria yang memiliki hubungan dekat dengannya, baik itu suami, ayah, kekasih hati atau juga anak buahnya sendiri  Motifnya pun beragam, mulai dari harta hingga hubungan di ranjang alias asmara.
Untuk mengingatkan kembali, pada peristiwa-peristiwa pembunuhan para wanita itu, VIVA merangkumnya dalam ulasan singkat atau kaleidoskop, simak berikut ini:
Elin Ditusuk Suami sampai Tewas
Pada, Jumat, 7 Juli 2017, suami istri bernama Elin dan Sugeng ditemukan tewas di dalam rumah kontrakan di Jalan Raya Ranca Dulang RT 03/01, Kelurahan Margasari, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.
Kepala Polres Tangerang Kota, Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan, berdasarkan penyelidikan, Elin tewas terlebih dahulu akibat dibunuh Sugeng. Setelah itu, suaminya itu nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Elin dibunuh Sugeng dengan menggunakan pisau dapur. Korban tewas akibat ditusuk lehernya sebanyak dua kali. Motif pembunuhan ini tak kunjung terungkap, hanya saja saksi menyebutkan Elin dan Sugeng sebelumnya sempat cekcok
Baca: Usai Tusuk Sang Istri, Suami Habisi Nyawa SendiriÂ
Zakiyah Dibunuh Mantan Anak Buah
Pada, Senin, 11 September 2017, dua jenazah ditemukan dalam kondisi terbungkus bed cover di aliran Kali Klawing, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.Â
Setelah diusut kepolisian, terungkaplah jenazah pria dan wanita itu merupakan pasangan suami istri Husni Zarkasih (58) dan Zakiyah Masrur (53) . Bos perusahaan busana anak bermerek Alton Kids.
Keduanya dibunuh tiga mantan karyawannya, Ahmad Zulkifi, Sutarto dan Engkos Koswara. Pembunuhan itu terjadi pada Minggu malam, 10 September 2017, atau sehari sebelum jasad ditemukan.
Ahmad, Sutarto, dan Engkos menghabisi nyawa Zakiyah dan Husni di rumah mereka di Jalan Pengairan, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Zakiyah dibunuh dengan cara yang cukup kejam, yakni kepalanya dipukuli pakai linggis.
Dari keterangan pelaku, mereka tega membunuh mantan bosnya itu karena sakit hati telah dipecat dari perusahaan milik Husni. Awalnya pelaku hanya berniat menghabisi nyawa Husni. Tapi akhirnya pelaku juga membunuh Zakiyah, karena saat tiba di rumah korban, hanya ada Zakiyah saja, sementara Husni sedang salat berjamaah di masjid.