Demo Tak Digubris Facebook, Massa FPI Bubar

Massa pendemo di Kantor Facebook.
Sumber :
  • Syaefullah - VIVA

VIVA – Meski telah dikepung massa dari Front Pembela Islam, pihak kantor Facebook Indonesia akhirnya memutuskan mengakhiri unjuk rasa pemblokiran akun Facebook.

img_title 9 Juta Akun TikTok Anak Dinonaktifkan, Instagram 85 Ribu-Facebook 99 Ribu

Massa dari Front Pembela Islam, akhirnya membubarkan diri dari depan kantor Facebook Indonesia di Gedung Capital Place, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, setelah tuntutan mereka terkait pemblokiran akun tak ditanggapi penyedia layanan media sosial itu. Massa mulai meninggalkan kantor Facebook, sejak pukul 16.00 WIB, Jumat, 12 Januari 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut koordinator aksi, Abu Bakar Alatas, tak seorang pun perwakilan dari Facebook Indonesia yang menemui massa. Selama aksi, massa hanya mendapat kesempatan untuk bertemu dengan pengelola gedung saja.

img_title Meta Sok-sokan Jadi Polisi Malam: Batasi Remaja di Facebook dan Instagram tapi Ancam Data Pribadi Pengguna

"Pihak dari Facebook kabur, banci tidak? Tadi kita diterima pihak gedung," kata Abu Bakar Alatas di hadapan massa aksi. 

Abu Bakar menuturkan, FPI telah menitipkan tuntutan tertulis ke pengelola gedung untuk disampaikan ke Facebook Indonesia. Dan, FPI memberikan waktu tiga hari bagi Facebook untuk menjawab tuntutan itu.

img_title Jual-Beli Satwa Dilindungi Lewat Facebook Dibongkar Kemenhut, 7 Burung Langka Disita di Jayapura

"Hari Senin harus sudah ada jawaban dari Facebook," ujarnya.

Facebook memblokir akun-akun FPI, sejak akhir tahun 2017. Facebook tak hanya memblokir satu akun tapi seluruh akun yang pernah dimiliki organisasi masyarakat itu. Tak diketahui apa alasan Facebook melakukan pemblokiran itu. (one)

Ilustrasi Facebook.

Meta Nonaktifkan Ratusan Ribu Akun, Facebook Jadi Sorotan!

Meta nonaktifkan 184 ribu akun anak di Facebook dan Instagram sebagai bagian dari penerapan PP Tunas. Pemerintah juga menyoroti perlindungan anak di media sosial.

img_title
VIVA.co.id
8 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut