Balkon BEI Ambruk, Polisi Bisa Periksa PNS Pemprov DKI

Kondisi Terkini Robohnya Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sumber :
  • REUTERS/Darren Whiteside

VIVA – Pihak kepolisian belum mengambil kesimpulan terkait penyebab ambruknya balkon Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin siang, 15 Januari 2018.

img_title PLN Raup Pendapatan Rp 281 Triliun di Semester I-2025, Penjualan Listrik Naik 4,53 Persen

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto menyatakan, peristiwa ambruknya balkon Tower 2 itu masih didalami oleh Tim Pusat Laboraturium Forensik atau Puslabfor. Itu sebabnya, ia tak bisa menyampaikan apakah adanya kelalaian manusia terkait insiden yang memakan korban luka hingga 77 orang itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Besok (Puslabfor) menguji lagi melakukan penelitian-penelitian yang terkait dengan kemungkinan-kemungkinannya," kata Setyo di Gedung BEI, Jakarta, Senin, 15 Januari 2018.

img_title Short Selling Bakal Diberlakukan Akhir September 2025, BEI Ungkap Tujuannya

Setyo menyatakan, tim Puslabfor masih bekerja dalam dua hari ini untuk menyelidiki terkait dengan analisis bangunan.

Pemeriksaan, kata dia, tak menutup kemungkinan bakal dilakukan terhadap jajaran Pemerintah Provinsi DKI yang mengeluarkan sertifikat layak fungsi (SLF).

img_title BEI Bukukan Laba Bersih Rp 673 Miliar di Tahun 2024

Seluruh dokumen yang terkait gedung bakal diperiksa kembali untuk memastikan operasional bangunan sesuai dengan aturan berlaku.

"Labfor tidak periksa Pemprov, (nanti pemeriksaan) ada bagian sendiri," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan penjelasan pengelola, Gedung BEI berikut selasar balkon yang ikut roboh telah dibangun sejak tahun 1998. Selama dibangun, tidak pernah peristiwa yang berkaitan dengan kerusakan teknis apalagi mengalami korban jiwa.

"Sampai saat ini tidak pernah ada renovasi ataupun bangunan tambahan. Tiap tahun cek surat layak fungsi," ucapnya.

Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto

Hasto PDIP soal Petinggi OJK-BEI Mundur: Ini Satu Keteladanan Baru

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto buka suara soal mundurnya para petinggi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga Dirut PT Bursa Efek Indonesia buntut ambruknya IHSG.

img_title
VIVA.co.id
31 Januari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut