Tukang Kebun Perumahan di Lebak Bulus Temukan Mortir

Ilustrasi temuan mortir
Sumber :
  • VIVA.co.id/Muhammad Tahir/tvOne

VIVA – Satu buah mortir diamankan pihak kepolisian di sebuah kawasan perumahan River Fill, Jakarta Selatan, Rabu 17 Januari 2018. 

img_title Kasus Roti Gluten Free Bake n Grind Memanas, Kini Ada 3 Laporan Polisi dan 16 Saksi Diperiksa

Alat yang ditemukan berspesifikasi militer tersebut dilaporkan seorang tukang kebun bernama Jamsuni.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jamsuni melaporkan kejadian itu setelah menyimpan hampir tiga bulan lamanya di tempat ia bekerja sebagai tukang kebun Kompleks Perumahan River Fill.

img_title Polisi Bongkar Gudang Sisik Trenggiling 320 Kg di Bekasi, Pengiriman Disamarkan sebagai Ikan Asin

"Pada hari Rabu tanggal 17 Januari 2018 sekitar jam 15.00 WIB saksi (Jamsuni) baru memberitahukan kejadian tersebut kepada petugas patroli Polsek Cilandak Aiptu Beresman Manurung," kata Kapolsek Cilandak Kompol Sujanto kepada wartawan di Jakarta.

Sujanto menyatakan, awalnya Jamsuni tak mengetahui benda yang ia simpan ternyata berbahaya. Saat menemukan barang itu, Jamsuni menaruhnya di sebuah ember cat.

img_title Awal Mula Cerita Polisi Tewas Ditembak Polisi di Pondok Cabe, Kuasa Hukum: Tak Mungkin 1 Orang

"Saat saksi meratakan tanah di lahan kosong Kavling 19A, saksi menemukan benda yang merupakan proyektil mortir," kata dia.

Atas kejadian tersebut, Sujanto menyatakan, petugas telah mengamankan mortir ke tempat yang lebih aman. Tim Gegana pun sudah turun ke lapangan untuk mengindentifikasi temuan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia juga meminta kepada masyarakat, bila menemukan benda mencurigakan segera melaporkan kepada aparat atau pos polisi terdekat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kami sudah amankan mortir dimaksud pada tempat lebih aman di tanah lapang dan dipasang police line," ujarnya. (ase)

Ilustrasi truk di jalan basah

Polda Metro Bongkar Pengiriman 54 Ton Galena di Jakut, Dokumen Kontainer Malah Tertulis Kemiri

Polda Metro Jaya mengungkap dugaan penyelundupan 54 ton batu hitam dari Gorontalo di Jakarta Utara. Dokumen kontainer tertulis kemiri, lima orang ditangkap.

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut