Hindari Underpass Senen, Ada Mobil Crane Mogok

Sebuah crane yang mogok di jalur Underpass Senen Jakarta Pusat, Kamis (18/1/2018)
Sumber :
  • VIVA/TMC Polda Metro

VIVA – Traffic Management Center Polda Metro Jaya mengingatkan pengguna jalan yang akan menuju Simpang Lima Senen Jakarta Pusat untuk menghindari ruas jalan dengan memanfaatkan underpass.

img_title Waspada! Polisi Gelar Razia di Jadetabek Jelang Ramadan, Ini 9 Pelanggaran yang Disasar

Sebabnya, di jalan lorong itu kini hanya bisa dilintasi oleh sepeda motor. "Ada mobil crane mogok," tulis TMC Polda Metro Jaya di akun Twitter resminya dikutip Kamis, 18 Januari 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laporan kepolisian, mobil Crane itu diketahui mogok saat akan menanjak menuju kawasan Simpang Lima Senen. Namun entah mengapa, tiba-tiba mobil itu kesulitan untuk melanjutkan perjalanan.

img_title Ngeri! Detik-detik 2 Pemotor Hampir Terlindas Truk Pertamina di Jagakarsa

Akibatnya, ruas jalan itu pun menyempit dan membuat kendaraan lain tak bisa melintas. "Hanya bisa dilintasi sepeda motor," tulis TMC.

img_title 6 Perilaku Penyebab Kecelakaan yang Harus Dihindari Pengendara

Truk Motor Terbalik
Sementara itu, dalam laporan lain. TMC menuliskan sejumlah kejadian kecelakaan yang terjadi di wilayah DKI Jakarta pada Kamis, 18 Januari 2018.

Setidaknya ada dua kejadian besar truk terbalik, yang terjadi di beberapa titik. Pertama yakni, kecelakaan mobil box di jalan layang Jatiwarna menuju arah Cikunir. Kejadian ini terjadi sekira pukul 05.42 dan masih dalam penanganan.

Berikutnya, kedua, pada pukul 05.50, sebuah truk beton mogok di ruas jalan layang Slipi, khususnya di ruas turunan menuju Jl S Parman.

Dan terakhir ketiga, sebuah truk bermuatan sepeda motor terbalik di ruas Tol Janger menuju arah Kebon Jeruk, atau tepatnya di KM 3.200.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sedang menunggu derek. (Jalan) BIsa dilalui satu jalur," tulis TMC Polda Metro.

Ilustrasi naik motor pakai celana jeans

Penguatan Teknologi Keselamatan Jalan Jadi Investasi Cegah Korban Jiwa dan Kerugian Ekonomi

Kajian ITB menyebut teknologi pengereman pada sepeda motor bisa berpotensi mencegah hingga 111.163 kematian dan memberi manfaat ekonomi lima kali biaya.

img_title
VIVA.co.id
5 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut