Dinilai Lecehkan Ormas Islam, Kapolri Didesak Minta Maaf

Tengku Zulkarnain.
Sumber :
  • VIVA/Facebook

VIVA – Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Tengku Zulkarnain mengirimkan surat terbuka untuk Kapolri Jenderal Tito Karnavian.Tengku memprotes pidato Tito yang ditudingnya telah melecehkan organisasi masyarakat Islam selain Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.

img_title 9 Juta Akun TikTok Anak Dinonaktifkan, Instagram 85 Ribu-Facebook 99 Ribu

"Saya sangat kecewa dan keberatan atas pidato Kapolri yang saya nilai provokatif, tidak mendidik, buta sejarah, tidak berkeadilan,dan rawan memicu konflik," ujar Tengku dalam pesan singkatnya, Selasa, 30 Januari 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Surat protes itu, diketahui dituliskan Tengku di jejaring sosial Facebook-nya. Tengku mempermasalahkan ucapan Tito yang beredar massal di jejaring sosial.

img_title Meta Sok-sokan Jadi Polisi Malam: Batasi Remaja di Facebook dan Instagram tapi Ancam Data Pribadi Pengguna

Di mana dalam satu petikan pidatonya, Tito meminta seluruh kepolisian di daerah untuk bekerja sama hanya dengan organisasi NU dan Muhammadiyah.

"Jangan dengan yang lain. Dengan yang lain itu nomor sekian, mereka bukan pendiri negara, mau merontokkan negara malah iya," demikian penggalan pidato kapolri yang dikutip Tengku.

img_title Jual-Beli Satwa Dilindungi Lewat Facebook Dibongkar Kemenhut, 7 Burung Langka Disita di Jayapura

"Saya dan umat sekarang menunggu pernyataan maaf dari Kapolri," ujar Tengku.

Terpisah, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto membenarkan adanya pidato tersebut. Namun apa yang diucapkan Tito itu terjadi pada tahun 2016.

"Waktu itu kalau enggak salah ada MoU dengan NU. Saya waktu itu masih Kadiv Hukum, bahkan gambarnya viral ada gambar saya di situ. Saya masih Kadiv Hukum dan di kantor PBNU kalau enggak salah," kata Setyo.

Ke depan, Setyo berjanji akan mengagendakan kembali pertemuan dengan organisasi-organisasi Islam untuk meluruskan pernyataan Kapolri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Nanti akan ada pertemuan dengan organisasi-organisasi Islam. Silaturahim dan memberikan penjelasan," ujarnya.

Ilustrasi Facebook.

Meta Nonaktifkan Ratusan Ribu Akun, Facebook Jadi Sorotan!

Meta nonaktifkan 184 ribu akun anak di Facebook dan Instagram sebagai bagian dari penerapan PP Tunas. Pemerintah juga menyoroti perlindungan anak di media sosial.

img_title
VIVA.co.id
8 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut