Kopassus Siap Berantas Terorisme

Ilustrasi anggota Kopassus
Sumber :
  • REUTERS/Beawiharta

VIVA – Pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Tindak Pidana Terorisme masih belum juga rampung dibahas di Panitia Khusus DPR. Keterlibatan TNI dalam pemberantasan terorisme masih jadi perdebatan.

img_title Pengakuan Harto Maling Motor Milik Anggota Kopassus di Cakung: Sudah Beraksi 5 Kali

Merespons soal pemberantasan terorisme, Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Mayjen TNI Eko Margiyono mengatakan siap bila diperintahkan dalam undang-undang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami selaku prajurit bekerja atas undang-undang. Undang-undang TNI mengatakan salah satu tugas kami adalah menangani terorisme," kata Eko di Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Jumat, 23 Maret 2018.

img_title Detik-detik Motor Anggota Kopassus Dicolong saat Berkunjung ke Rumah Orang Tuanya di Cakung

Dia enggan berspekulasi mengenai RUU Terorisme tersebut. Menurut Eko, pihaknya akan bekerja secara profesional dengan hanya mengacu undang-undang.

"Saya tidak ingin masuk dalam polemik apakah yang sekarang dibahas. Sekali lagi, kami bekerja secara profesional. Undang-undang mengatakan kami bisa terjun dan pelaksanakan tugas penanganan terorisme itu kami akan laksanakan," ujarnya.

img_title Viral Isu Pangkopassus Tampar Seseorang di Istana, Kopassus: Hoaks

Kemudian, ia juga tak ingin polemik mengenai RUU Terorisme ini justru memperkeruh suasana dan mengadu domba. "Sebaiknya mari kita duduk bersama membangun negeri ini supaya NKRI tetap utuh," kata Eko.

Setahun lebih molornya revisi UU Terorisme ini karena belum ada persamaan persepsi dari pemerintah terkait keterlibatan TNI. Meski dari garis besar revisi undang-undang, TNI diproyeksikan terlibat dalam pemberantasan terorisme. (ase)

Penampilan Jersey PRIMAROX 2026, ajang hybrid fitness race yang digelar sebagai rangkaian HUT TNI ke-81

Jelang HUT ke-81, TNI Gelar PRIMAROX 2026: Peserta Ditantang Lari hingga Angkat Ban 84 Kg

PRIMAROX 2026 digelar 26 September di ICE BSD, Tangerang. Military hybrid race ini terbuka untuk sipil, TNI-Polri dengan tantangan militer dan hadiah Rp500 juta.

img_title
VIVA.co.id
28 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut