Istri Terduga Teroris PNS-nya, Menteri Agama Angkat Bicara

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Eko Priliawito

VIVA – Kementerian Agama akan melakukan pengetatan pengawasan terhadap aparatur sipil negara atau ASN instansinya,  usai salah satu pegawai terkonfirmasi sebagai istri dari seorang terduga teroris. 

img_title Resmi! Pemerintah Tetapkan Idul Adha 2026 Jatuh pada 27 Mei

Menurut Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, Kanwil Kemenag Jawa Timur, serta Inspektorat Jenderal Kemenag telah mengonfirmasi bahwa Wikoyah, PNS Kanwil Kemenag Jatim merupakan istri terduga teroris Budi Satrio.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Budi Satrio adalah seorang terduga teroris yang membuat bom meledak di Rusun Wonocolo, Sidoarjo. Budi telah tewas ditembak Densus 88 dalam penangkapan di Perum Puri Maharani Sidoarjo, Senin lalu, 14 Mei 2018.

img_title Kemenag Prediksi Idul Adha 2026 Jatuh pada 27 Mei, Hilal Zulhijah Sudah Penuhi Syarat

"Ini pelajaran bagi kami di Kemenag, untuk lebih ketat meningkatkan kewaspadaan bahwa seluruh ASN dan keluarganya harus sesuai (menepati) sumpah dan janji saat dia dilantik dan harus menaati UU ASN," ujar Menag Lukman di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 15 Mei 2018.

Menurut Lukman, Kemenag termasuk salah satu kementerian dengan jumlah satuan kerja (satker) terbanyak mencapai 220 ribu satuan. Hal itu membuat pengawasan terhadap ASN mereka memang tidak bisa dilakukan dengan mudah.

img_title Kemenag Ungkap Posisi Hilal Sudah Penuhi Syarat, 1 Zulhijah Jatuh pada 18 Mei 2026

"Kemampuan kami untuk betul-betul mengetahui aktivitas setiap ASN terbatas. Kita tidak tahu di luar kantor, ASN kita melakukan apa saja," ujar Lukman.


 

Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii

Kemenag Targetkan Materi Edukasi Pencegahan LGBTQ Masuk Kurikulum Akhir 2026

Kementerian Agama (Kemenag) menargetkan integrasi materi edukasi pencegahan penyebaran budaya LGBTQ ke dalam kurikulum dapat dimulai pada akhir 2026 atau paling awal 2027

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut