Merapi Berstatus Waspada, 3 Km dari Puncak Wajib Kosong

Letusan freatik Gunung Merapi
Sumber :
  • Dok. BNPB

VIVA –  Status gunung Merapi di Yogyakarta naik level pada Selasa dini hari, 22 Mei 2018. Jika sebelumnya normal, sejak pukul 01.25 WIB, statusnya berubah menjadi waspada. 

img_title Selain Gunung Anak Krakatau, Aktivitas Semeru dan Merapi Perlu Diwaspadai

Kenaikan status ini dilakukan berdasarkan gejala-gejala yang ditunjukkan oleh Merapi sejak terjadinya letusan freatik yang terjadi sebanyak tiga kali dalam satu hari ini, maka BPPTKG Yogyakarta resmi menaikkan status gunung Merapi dari normal menjadi waspada. Kenaikan ini berdasarkan surat dari BPPTKG Yogyakarta No.271/45/BGV.kg/2018, tanggal 21 Mei 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan kenaikan status tersebut warga diminta untuk menjauhi dan mengosongkan area hingga tiga kilometer dari puncak. Kegiatan pendakian dihentikan sementara waktu kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian. Selain itu BPPTKG Yogyakarta juga meminta agar masyarakat yang tinggal di KRB III meningkatkan kewaspadaan terhadap seluruh aktivitas Merapi.

img_title Sultan HB X Mendadak Minta Warga Tak Mendaki Gunung Merapi, Ada Apa?

Selain itu KESDM, Badan Geologi, PVMBG Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi juga meminta agar masyarakat tak mudah terpancing isu berita hoax yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat diminat tetap menunggu dan mengikuti arahan dari aparat pemerintah daerah atau bertanya langsung ke pos Merapi. 

Jika terjadi perubahan yang signifikan, maka status waspada gunung Merapi akan ditinjau kembali. 

img_title Banjir Lahar Dingin Gunung Merapi, 2 Warga Meninggal Dunia
Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDIP, Edi Purwanto.

DPR Soroti Tata Ruang Ambigu: Wilayah Rawan Bencana Jangan Dijadikan Permukiman

Anggota Komisi V DPR RI Edi Purwanto menilai konsistensi tata ruang wilayah menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan pemerintah cegah dampak bencana meluas.

img_title
VIVA.co.id
10 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut