Operasional Bandara Baru Semarang Mundur 6 Juni

Pembangunan Bandara baru Internasional Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah
Pembangunan Bandara baru Internasional Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Dwi Royanto (Semarang)

Bandara baru Semarang dibangun dengan investasi Rp2,2 triliun. Mengusung konsep bandara apung 'eco green airport' yang menjadikan bandara ini sebagai bandara dengan terminal apung pertama di Indonesia. "Meski dibangun di atas rawa, tapi kita tetap melestarikan ekosistem yang ada seperti mangrove kita jaga," katanya. 

Pihaknya berharap dengan operasional pada masa angkutan lebaran, bandara kebanggaan Jawa Tengah itu akan menyelesaikan berbagai persoalan di bandara lama. 

"Setelah lebaran kami lengkapi fasilitas yang belum terselesaikan. Target selesai total proyek yakni pertengahan tahun bulan Juni 2019," ujarnya. 

Direktur Operasi Angkasa Pura I, Wendo Asrul Rose, menambahkan, rencananya Angkasa Pura I akan melakukan serangkaian uji coba sebelum operasional perdana. Mulai dari running test bandara pada tanggal 31 Mei 2018. 

Running test ini untuk mengetahui seluruh peralatan apakah sudah bisa dioperasikan. Untuk tanggal 1-2 Juni akan dilakukan simulasi operasi, mulai kegiatan penumpang serta training bersama seluruh airlines. "Kini semua alat penunjangnya sudah siap," ujarnya. 

Sementara itu, Direktur Operasi Waskita Karya, Didit Oemar Prihadi selaku kontraktor proyek terminal building mengaku, penyelesaian paket III terminal building seharusnya rampung November 2018. Namun pihaknya mampu mempercepat 30 persen perkembangannya hingga bisa beroperasi pada momen mudik.

"Bandara baru ini karya anak bangsa dan menjadi kebanggan kita semua untuk melayani kepentingan masyarakat Jateng," ujarnya. (ase)