Tjahjo: E-KTP Tercecer Sangat Mencoreng Citra Kemendagri

Mendagri Tjahjo Kumolo
Mendagri Tjahjo Kumolo
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

VIVA –Kementerian Dalam Negeri menjadi sorotan imbas insiden tercecernya ribuan keping kartu tanda penduduk atau e-KTP. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengakui insiden ini telah mencoreng citra instansi yang dipimpinnya.

Tjahjo juga memastikan masih menunggu hasil investigasi internal oleh Sekretaris Jenderal, Inspektorat Jenderal dan Biro Hukum Kemendagri terkait tercecernya e-KTP.

"Saya harapkan internal Kemendagri segera menyampaikan hasil investigasi internalnya. Walaupun baru kejadian pertama sejak tahun 2011, namun kejadian ini sangat mencoreng citra Kemendagri," kata Tjahjo saat melakukan pengecekan dan pemantauan pemusnahan E-KTP yang rusak ke Gudang Kemendagri, Jalan Raya Parung, Bogor, Jawa Barat, Rabu 30 Mei 2018.

Tjahjo menegaskan, sudah melakukan evaluasi atas peristiwa ini. Dan memastikan memberikan sanksi bila ditemukan kelalaian. "Pasti ada evaluasi yang diberikan sebagai bahan pembelajaran," tegasnya.

Kemudian, ia memastikan komitmen e-KTP yang rusak tidak akan disalahgunakan untuk kepentingan pemilihan umum. Ia menjamin dan siap bertanggungjawab bila ada persoalan e-KTP saat hari pemungutan suara saat pilkada serentak 2018 atau Pemilu 2019.

"Saya menjamin KTP-el yang rusak itu tidak bisa disalahgunakan dalam Pilkada 2018 maupun Pemilu 2019. Saya secara prinsip bertanggung jawab dan adanya e-KTP yang rusak baik secara fisik maupun data itu," ujarnya.

Mendagri Tjahjo Kumolo saat peninjauan ke gudang Kemendagri di Bogor.