Novel Baswedan Masih Belum Bisa Bertugas di KPK

Novel Baswedan
Sumber :
  • ANTARA Foto/Hafidz Mubarak

VIVA – Komisi Pemberantasan Korupsi memastikan penyidiknya Novel Baswedan belum bisa bertugas dalam waktu dekat ini. Pasalnya, kondisi mata Novel belum sepenuhnya pulih, sehingga memerlukan perawatan medis.

img_title Novel Cs Ditunjuk jadi Satgassus Optimalisasi Negara, KPK Optimis Memberikan Dampak Baik yang Nyata

"Belum memungkinkan dari aspek kesehatan," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, dikonfirmasi wartawan, Kamis, 21 Juni 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Febri mengungkapkan, dalam surat dokter yang terakhir, Novel Baswesdan belum diizinkan untuk kembali bertugas di KPK. Dokter meminta Novel menjalani masa pemulihan pascaoperasi kedua matanya.

img_title Penyidik Rossa Purbo Sebut Firli Bahuri Umumkan OTT Kasus PAW Sepihak, Novel Baswedan Respons Begini

"Kami terus berusaha saja agar kesehatan jadi lebih pulih," kata Febri.

Di sisi lain, KPK berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera mengambil langkah-langkah tegas agar Polri bisa menuntaskan perkara teror air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Sebab sampai hari ini penanganan kasus ini belum mendapatkan titik terang yang signifikan.

"Kalau nanti Presiden memandang perlu melakukan hal-hal lain, tentu kita hormati bersama," kata Febri.

img_title Banyak Dikritik karena Bela Hasto, Febri Diansyah: Saya Jalankan Tugas Advokat

Febri menilai penuntasan kasus penyiraman air keras terhadap Novel merupakan tantangan besar sekaligus penyemangat KPK untuk melawan teror terhadap para penggawa di institusinya. Baik karyawan maupun para penindak di lembaga antirasuah ini.

"Salah satu tantangan dari kasus-kasus seperti ini adalah semangat kita untuk terus melawan lupa," kata Febri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karena itu, Febri menegaskan lembaganya sangat berharap besar pemerintah dapat mengambil andil dalam menuntaskan kasus tersebut. Dia juga meminta Kepolisian segera menangkap pelaku dan otak di balik penyerangan itu.

"KPK tentu berharap penyerang Novel segera ditemukan agar kejadian tidak berulang," kata Febri.

Diketahui, Novel Baswedan mengalami cedera serius di bagian matanya karena penyerangan air keras oleh orang tidak dikenal pada 11 April 2017. Namun sampai hari ini Polri selaku institusi yang menangani kasus ini belum juga menangkap pelakunya.

Novel Baswedan

Novel Baswedan Sebut Perkara Pertamina Tak Ada Mens Rea: Minta KY dan Bawas MA Periksa Laporan Kerry

Novel Baswedan menanggapi langkah Kerry Riza melaporkan empat hakim Pengadilan Tipikor Jakarta ke Komisi Yudisial (KY) dan Badan Pengawas Mahkamah Agung (MA).

img_title
VIVA.co.id
7 April 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut