Masih Unggul, Tapi 13% Warga Percaya Ganjar Terlibat E-KTP
- ANTARA FOTO/R. Rekotomo
"Maka istilah kita bahwa Ganjar Pranowo di ambang dua periode, " ujarnya.
Pemeriksaan Ganjar oleh KPK
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Febri Diansyah mengakui bahwa ada beberapa saksi terkait perkara korupsi proyek e-KTP yang absen pemeriksaan penyidik beberapa waktu lalu. Salah satunya adalah Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yang ketika proyek itu bergulir menjadi Wakil Ketua Komisi II DPR RI.
"Ada beberapa saksi yang tidak datang dalam penyidikan e-KTP sebelumnya," kata Febri kepada wartawan Kamis, 21 Juni 2018.
Ganjar dipanggil penyidik KPK pada Selasa, 5 Juni 2018, namun ia mangkir dengan dalihnya sedang menyiapkan Pilkada Jateng. Ganjar sejatinya dipanggil sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan keponakan Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo. Dia minta KPK untuk menjadwalkan ulang pemeriksaan.
Febri sendiri enggan menanggapi argumen Ganjar ihwal tengah mempersiapkan pilkada. Menurut Febri, pihaknya dalam memeriksa saksi maupun tersangka tak mengenal politik, yang jelas karena adanya kebutuhan penyidikan.
"Kapan penjadwalan ulang tentu tergantung kebutuhan penyidikan. Tergantung penyidik," kata Febri.
Diketahui, saat ini Ganjar adalah calon petahana dalam Pilgub Jateng 2018. Pemilihan akan digelar pada 27 Juni 2018.
Nama Ganjar selalu muncul seiring KPK memeriksa para tersangka e-KTP. Ganjar disebut-sebut sejumlah saksi jadi salah satu penerima aliran uang haram e-KTP.
Teranyar, tersangka Irvanto selaku kurir suap proyek e-KTP yang membeberkan berapa nominal yang diterima Ganjar di hadapan penyidik KPK. Hal itu juga mencuat dalam persidangan Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudihardjo. Kini Irvanto telah mengajukan permohonan justice collaborator kepada penyidik KPK.
Meski begitu, dalam berbagai kesempatan, Ganjar tetap membantah menerima uang korupsi e-KTP waktu menjadi pimpinan Komisi II DPR.