Bendera Merah Putih Membentang 300 Meter di Garut

Bendera Merah Putih berkibar di banyak tempat setiap tanggal 17 Agustus.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

VIVA – Berbagai cara dilakukan warga untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Republik Indonesia (RI). Salah satunya warga Desa Saribakti, Kecamatan Peundeuy, Kabupaten Garut Jawa Barat yang membentangkan bendera sepanjang ratusan meter.  

img_title Siswa SMA Ditembak Pakai Senapan Angin di Garut oleh Temannya, Dipicu Hal Sepele

Kepala Desa Saribakti Irwan mengatakan, panjang bendera yang dibuat yaitu 300 meter yang dibentangkan di jembatan Desa Saribakti. Gagasan pembuatan bendera panjang tersebut muncul dari para mahasiswa yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Yasa Anggana Garut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi dimotori oleh para mahasiswa KKN dan melibatkan warga setempat, terwujudnya peringatan HUT dengan membentangkan bendera panjang ini," ujarnya, Jumat 17 Agustus 2018. 

img_title Pemuda di Garut Rekayasa Jadi Korban Begal, Ternyata karena Pakai Uang Perusahaan Rp 2,1 Juta

Tujuan membuat bendera dan dibentangkan secara bersama oleh seluruh elemen masyarakat, sebagai bentuk persatuan dan kesatuan yang harus terus dipupuk.

"Salah satunya untuk mengisi kemerdekaan, kita harus bersatu bahu membahu melakukan pembangunan," ungkap Irwan.

img_title Heboh Video Macan Turun Gunung dan Serang Warga di Garut, Polisi Pastikan Hoaks

Sementara itu Dosen Pembimbing KKN STIE Yasa Anggana Garut Hari Mulia mengatakan, walaupun berada di daerah pelosok jauh dari perkotaan mahasiswa dan warga tetap semangat. Para mahasiswa tak lelah dalam menuntut ilmu maupun warga menjalani kehidupan.

“Jika dibanding dengan perjuangan para pahlawan, kali ini jauh lebih ringan, namun semangat ini yang perlu terus dikobarkan," ungkapnya. (ren)

Tak Diberi Pinjaman Rp100 Juta, Seorang Keponakan Tega Aniaya WN Korsel di Tangerang

Tak Diberi Pinjaman Rp100 Juta, Seorang Keponakan Tega Aniaya WN Korsel di Tangerang

Tak diberi pinjaman Rp100 juta, soarang anak muda berinsial NIM (28) tega aniaya berat warga negara Korea Selatan (WN Korsel) yang berinsial NST (62). Ironisnya

img_title
VIVA.co.id
11 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut