Puting Beliung Hantam Rumah Sakit di NTT, Pasien Dievakuasi

Rumah Sakit Umum Dr Ben Mboi dievakuasi akibat angin puting beliung.
Rumah Sakit Umum Dr Ben Mboi dievakuasi akibat angin puting beliung.
Sumber :
  • Jo Kenaru/ Manggarai-NTT

VIVA – Angin puting beliung melanda Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai Nusa Tenggara Timur, Selasa, 11 September 2018. Kejadian ini membuat atap bangunan Rumah Sakit Umum Dr Ben Mboi rusak parah dan pihak rumah sakit terpaksa harus mengevakuasi pasien.

Banjir Rendam 4 Kecamatan di Bima, Tenaga Kontrak UPT PU Tewas Saat Bersihkan Bendungan

Sedikitnya dua unit ruang rawat mengalami kerusakan parah pada bagian atap akibat puting beliung yakni ruang Melati dan Ruang Teratai. Sejumlah atap seng bahkan sempat diterbangkan oleh angin dan jatuh menimpa bangunan lain di dalam area rumah sakit.

Dari pantuan, di tengah kepanikan, perawat sibuk memindahkan pasien yang sedang dirawat di lorong-lorong ruang Melati dan Teratai ke ruangan yang lebih aman seperti ruang VIP dan Kelas I.

BPBD Banjar: 17.257 Rumah Terendam Banjir sejak Satu Bulan Lalu

Direktur Rumah Sakit Dr Ben Mboi, dr Elisabeth Frida Adur yang ikut mengevakuasi pasien menuturkan, angin puting beliung terjadi sekitar pukul 09.30 WITA. Demi keselamatan, pasien terpaksa harus dipindahkan ke ruang yang tidak terkena dampak.

“Saya kebetulan ada di ruangan saya dan petugas menelepon atap ruang Melati dan Teratai rusak. Saya langsung cek dan mendapati petugas pada berhamburan keluar ruangan. Seng-seng yang diterbang angin ada yang jatuh di atas bangunan lain untung tidak kena orang,” ujarnya.

Puluhan Rumah dan Sekolah Dasar di Bogor Rusak Diterjang Puting Beliung

Ia menambahkan, kejadian tersebut telah dilaporkan ke Bupati Deno Kamelus. Dihubungi terpisah, Bupati Manggarai Deno Kamelus mengatakan, ia telah berkoordinasi dengan jajaran terkait untuk segera turun ke RSUD DR Ben Mboi untuk mengecek pasien dan kerusakan rumah sakit tersebut.

Deno Kamelus yang ketika dihubungi mengaku sedang berada di Kupang juga telah memerintahkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Manggarai untuk segera memperbaiki atap dua ruang rawat yang telah rusak.

Halaman Selanjutnya
img_title