Ternyata Ini Penyebab Tsunami Palu

Gempa Tsunami di Donggala
Sumber :
  • Twitter @OrizoSarfandi

VIVA – Tsunami dengan ketinggian hingga tiga meter yang terjadi di Palu ternyata bukan dipicu patahan sesar yang memicu gempa 7,4 Skala Richter, melainkan longsornya sendimen dasar laut di Teluk Palu. Korban tewas akibat tsunami diduga cukup besar karena Teluk Palu merupakan kawasan padat penghuni.

img_title Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Lombok Barat

Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, penyebab tsunami disimpulkan ada dua setelah pihaknya berkoordinasi dengan para ahli gempa dan tsunami dari IPB, LIPI dan BPPT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertama, longsoran sedimen sedalam 200-300 meter di dasar laut. Teluk Palu merupakan muara beberapa sungai sehingga menimbun endapan sendimen. "Saat gempa terjadi longsor dan membangkitkan tsunami," katanya saat jumpa pers di kantornya, Sabtu 29 September 2018.

img_title BMKG Pastikan Gempa di Sumba Barat Daya Tak Berpotensi Tsunami

Indikasi itu terlihat dari air yang mengalir. Saat tsunami awal, air masih terlihat jernih. Namun kemudian datang air dari laut yang bergelombang dan berwarna keruh. "Air keruh itu diicu longsoran dasar laut Teluk Palu," kata dia.

Kedua, tsunami di bagian luar Teluk Palu yang tidak sebesar akibat longsoran dasar laut. BMKG akan mengirimkan ahli ke lokasi gempa dan tsunami untuk meneliti pemicu tsunami yang tidak hanya terjai karena gempa tapi juga akibat dasar laut yang longsor. "Ini pernah juga teradi di Flores," katanya.

img_title BMKG Beberkan Skenario Terburuk Megathrust, Gempa Besar hingga Tsunami
Ilustrasi Gempa Bumi.

BMKG Ungkap Penyebab Gempa M5,2 yang Guncang Lombok Barat Pagi Ini

Gempa Bumi Magnitudo (M) 5,2 mengguncang wilayah Lombok Barat Rabu pagi (7/10/2026) sekitar pukul 04.15 WITA atau sekitar pukul 03.15 WIB. Lantas apa penyebabnya/?

img_title
VIVA.co.id
7 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut