Ismail Yusanto: HTI Tidak Punya Bendera

Juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto memenuhi undangan DPR
Sumber :
  • VIVA/Lilis Kholisotussurur

VIVA – Mantan Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ustaz Ismail Yusanto mengecam keras aksi pembakaran bendera Tauhid yang dilakukan oknum anggota Barisan Serba Guna Ansor (Banser) pada peringatan Hari Santri di Garut, Senin, 22 Oktober 2018.

img_title Pastikan Usut Tuntas Dugaan Penganiayaan Anggota Banser, Polisi Panggil Ulang Habib Bahar pada 11 Februari

"Mengecam keras," kata Ismail kepada VIVA, Selasa, 23 Oktober 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ismail menilai, klaim Ansor bahwa bendera yang dibakar pada saat peringatan Hari Santri di Garut merupakan bendera HTI, sangat berlebihan. Menurut Ismail, bendera yang dibakar dalam video yang viral di media sosial itu merupakan Ar Roya (Panji Rasulullah), berwarna hitam dan bertuliskan kalimat Tauhid.

img_title Tak Sendirian, Polisi Ungkap Ada 3 Tersangka Lain Dalam Dugaan Penganiayaan Banser yang Jerat Habib Bahar, Siapa Mereka?

"HTI tidak punya bendera," ujarnya menegaskan.

Di beberapa kegiatan HTI, sebelum akhirnya dibubarkan pemerintah, HTI kerap menggunakan bendera hitam berlafaz Tauhid dalam setiap aksinya. Meski demikian, Ismail berdalih penggunaan bendera hitam berlafaz Tauhid atau Ar Roya dalam aktifitas HTI bagian dari dakwah mengenalkan umat tentang Ar Roya (panji).

img_title Terungkap Peran Habib Bahar Bin Smith Dalam Dugaan Penganiayaan Anggota Banser

Ar Roya merupakan simbol dari persatuan umat Islam yang diikat dengan kalimat Tauhid 'Laa Ilaaha Illaallah Muhammadar Rosulullah'. Ar Roya juga bagian kecintaan umat kepada Rasulullah, dan semua umat Islam berhak mengibarkannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas dasar itu, Ismail menekankan tidak berarti mereka yang mengibarkan bendera hitam berlafaz Tauhid itu bisa dianggap bagian dari HTI. "Itu panji dan benderanya Rasulullah," ujar Ismail.

Terkait kasus pembakaran, Ismail meminta aparat penegak hukum bertindak secara profesional dengan memproses pihak-pihak yang dengan sengaja membakar bendera Tauhid. (mus)

Anggota Banser Ngaku Dianiaya saat Hadir Maulid, Tuding Habib Bahar Terlibat

Pengakuan Mengejutkan Anggota Banser yang Dianiaya Habib Bahar: Ditodong Golok, Katanya Mau Dimutilasi

Anggota Banser berinisial R mengaku dianiaya usai menghadiri acara Maulid Nabi di Cipondoh, Tangerang. Pengakuannya menyebut dugaan pengeroyokan oleh Habib Bahar bin Smit

img_title
VIVA.co.id
9 Februari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut