Kendaraan Tempur Buatan Pindad Kini Dilengkapi Rudal Canggih

Alutsista Arhanud TNI AD.
Sumber :
  • Dispenad

VIVA – TNI Angkatan Darat terus memperbarui alat utama sistem persenjataan atau alutsista, termasuk Pusat Persenjataan Artileri Pertahanan Udara di Kota Batu, Jawa Timur.

img_title Pindad Targetkan Produksi 325 Unit Maung Garuda VVIP untuk Menteri dan Pejabat Negara Tahun Ini, Begini Spesifikasinya

Beberapa alutsista terbaru dipamerkan kepada masyarakat, di antaranya, Mistral platform Atlas, Multpurpose Combat Vehicle (MPCV), dan sistem rudal starstreak. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mistral platform Advanced Twin Launcher Anti-Air strike (Atlas) adalah rudal pertahanan udara buatan Prancis. Mistral diletakkan di atas kendaraan tempur Komodo 4×4 buatan PT Pindad. Sedangkan untuk MPCV juga buatan Prancis, menggunakan kendaraan taktis jenis Sherpa.

img_title Dulu Buat Presiden, Kini Maung Mulai Dipakai Para Menteri

Guru militer Pusat Pendidikan Arhanud, Kapten Supriyo menjelaskan bahwa Atlas menggunakan Komodo. Sedangkan MPCV, memakai kendaraan Sherpa produk Renault. "Sama-sama memiliki dua peluncur misil. Hanya platformnya yang beda," kata Supriyo di Batu, Minggu 18 November 2018.

MPCV atau kendaraan tempur multiguna itu memiliki bobot 15 ton dengan kendaraannya. Dalam operasinya MPCV dan Atlas dibarengi dengan kendaraan radar yang membawa sistem komunikasi untuk satuan penembak (satbak).

img_title Prabowo Cerita PT PAL hingga Pindad Mau Dijual ke Asing: Saya Larang!

"MPCV bisa berdiri sendiri, saat beroperasi untuk bisa mendeteksi lawan atau kawan tanpa radar dengan sistem khusus. MPCV juga bisa diangkut dengan Hercules C-130. Saat mengunci sasaran, dua misil akan bekerja sesuai target. Satu misil bisa membidik tepat, ketika satu misil lain mengalami trouble," kata Supriyo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yang tak kalah canggih adalah rudal MMS Starstreak (MMS) dan rudal LML Starstreak buatan Inggris. Alutsista kendaraan taktis itu sudah dimiliki Arhanud TNI AD. MMS dan LML (Lightweight multiple launcher) memiliki jarak jangkau sampai 7.200 meter atau 7,2 kilometer.

"Dengan satu radar, bisa mengoperasikan empat unit MMS dan delapan unit rudal LML Starstreak. Dengan jarak jangkau 7,2 kilometer, dioperasikan oleh lima prajurit," katanya.

Becak Listrik

Harganya Rp22 Juta, Becak Listrik Ini Bisa Jalan Sejauh 25 Kilometer

Becak listrik buatan Pindad dibanderol Rp22 juta dan disebut setara Yamaha NMAX. Simak spesifikasi motor 500 watt, baterai 70-100 Ah, serta jarak tempuh hingga 25 km.

img_title
VIVA.co.id
21 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut