Polisi Beri Tembakan Peringatan ke Atas, Malah Tembus ke Perut

Ilustrasi butir peluru.
Sumber :
  • Pixabay

VIVA – Zulfahmi (40 tahun), warga Desa RT 16, Desa Nyogan, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muarojambi, tewas setelah tertembak peluru nyasar yang dilakukan oleh satu anggota polisi Polda Jambi.

img_title Kodam Ungkap Fakta soal Peluru Nyasar Kena Dua Warga di Padang, Identik dengan Amunisi Prajurit saat Latihan

Informasi yang berhasil dihimpun VIVA, tertembaknya Zulfahmi karena mencoba melakukan perlawanan terhadap anggota dengan senjata tajam. Anggota polisi sempat memberi peringatan tembakan ke atas, namun peluru menyasar ke perut korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Kuswahyudi Tresnandi, mengatakan kasus tersebut terjadi saat oknum anggota polisi berinisial N tersebut menagih utang.

img_title Dua Warga Sipil Terkena Peluru Nyasar saat Prajurit TNI Latihan

"Namun korban Zulfahmi malah melakukan penyerangan dengan menggunakan senjata tajam," katanya kepada VIVA, Rabu, 21 November 2018.

Kuswahyudi menceritakan anggota berusaha memberikan peringatan tembakan ke udara, namun peluru tersebut menyasar ke perut sebelah kiri. "Tembakan peringatan ke udara namun menyasar ke perut," jelasnya.

img_title Siswa Madrasah di Lumajang Jadi Korban Peluru Nyasar saat Jam Istirahat, Paha Tertembak

Saat ini, oknum tersebut tengah diperiksa intensif Provos di Polda Jambi. "Kejadian itu Rabu siang. Korban tewas langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Jambi," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat disinggung apakah korban merupakan pemain minyak, Kabid Humas mengaku tidak mengetahui hal itu. "Tidak tahu soal pemain minyaknya," katanya.

Pantauan VIVA di Rumah Sakit Bhayangkara Jambi, tampak pihak kepolisian Polda Jambi dan jajaran mendatangi RS Bhayangkara. Sementara korban warga Desa Nyogan masih di rumah sakit guna dilakukan visum sesuai permintaan keluarga korban. (ase)

Ilustrasi peluru.

Ngeri! Bocah 9 Tahun di Bekasi Tersungkur Saat Bermain, Dada Tertembus Diduga Karena Peluru Nyasar

Momen bermain yang seharusnya menjadi waktu menyenangkan berubah menjadi petaka bagi seorang bocah perempuan berinisial A (9) di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.

img_title
VIVA.co.id
7 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut