Antisipasi Longsor, Hendi Rintis Pembangkit Listrik 'Micro Hydro'

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dalam kegiatan musyawarah rencana pembangunan
Sumber :

VIVA – Masyarakat Kota Semarang harus berpikir kritis, kreatif, dan strategis untuk dapat meningkatkan kualitas pemukimannya masing-masing. Demikian pesan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi yang akrab disapa Hendi tersebut pada saat hadir dalam kegiatan musyawarah rencana pembangunan di Pendopo Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kota Semarang, Banyumanik, Kamis (14/2).

img_title Bukan Cuma Tewaskan 1 Warga dan Buat 13 Orang Luka, Longsor di Aceh Tengah Juga Hancurkan Sejumlah Rumah

Menurutnya pembangunan di suatu wilayah perlu fokus pada kekurangan dan urgensinya. Hendi mencontohkan ada beberapa poin yang perlu mendapat perhatian, antara lain terkait letak topografi wilayaha Banyumanik yang terletak di daerah atas, sehingga perlu adanya upaya perkuatan infrastruktur yang mampu mengantisipasi terjadinya bencana seperti longsor. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait upaya tersebut, Wali Kota Semarang itu sendiri meyakini jika pengelolaan drainase dan perkuatan talud menjadi beberapa hal yang harus diupayakan.

img_title 1 Warga di Aceh Tengah Meninggal Imbas Longsor, 13 Lainnya Luka-luka

Dirinya menegaskan jika dalam pengelolaan wilayah, prioritas utamanya adalah untuk dapat memanajerial berbagai kekurangan yang ada, agar mampu diubah menjadi sebuah potensi positif.

“Banyumanik ini daerah atas, kalau hujan airnya selalu kencang mengalir ke bawah, maka itu yang menjadi prioritas," pungkasnya. "Maka pembangunan untuk memperkuat saluran dan tanggul harus dikonsentrasikan, walaupun biayanya besar. Contohnya yang jalan sering terendam air kemudian aspalnya sering terkelupas, maka harus dibeton, yang meskipun biayanya besar, tapi harus dilaksanakan, pun bertahap” jelas Wali Kota Semarang yang juga politisi PDI Perjuangan tersebut.

img_title Nepal Butuh Rp 83,6 Triliun untuk Pemulihan Pasca Bencana Banjir Bandang dan Longsor

Di sisi lain, untuk menjawab tantangan manajerial arus air yang kencang untuk dikembangkan sebagai potensi keunggulan wilayah, Hendi pun berecana mengembangkan salah satu daerah di Gedawang, Banyumanik sebagi lokasi pembangkit listrik tenaga air, Micro Hydro.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

”Pertama kita akan cek lebih dulu lokasinya, kalau arus airnya bagus, kita akan siapkan infrastruktur menuju ke sana,” kata Hendi. "Kita ada kerja sama dengan Jepang untuk merintis pembangkit listrik tenaga air. Untuk rintisannya project ini akan diupayakan agar bisa menerangi 40 sampai 50 rumah," terangnya.

Hydro Energy sendiri merupakan proyek terobosan Pemerintah Kota Semarang dalam merealisasikan gagasan memberikan fasilitas listrik gratis guna mengurangi beban biaya hidup rumah tangga masyarakat di Kota Semarang.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut