Makam Bangsawan Arab di Aceh Ditemukan, Kondisinya Memprihatinkan

Penemuan makam kuno di Aceh.
Sumber :
  • Dani Randi/ VIVA.co.id

VIVA – Masyarakat Peduli Sejarah (Mapesa) Aceh menemukan makam kuno yang diduga merupakan tokoh bangsawan keturunan Arab. Makam tersebut ditemukan di Kampung Pande, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh, kondisi nisannya sangat memprihatinkan.

img_title Pesan Megawati saat Ikut Makamkan Guruh Soekarnoputra: Baik-baik ya, Hati-hati

Makam tersebut tidak jauh dari lokasi tempat pembuangan akhir (TPA) dan pembuangan tinja, hanya terpaut sekitar 100 meter. Aliran air dari TPA itu juga menenggelamkan ratusan makam kerajaan dan ulama pada masa kerajaan Aceh Darussalam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Makam bangsawan keturunan Arab itu diyakini sebagai wanita keturunan Arab dari Kabilah Kinanah, yang diberi gelar Tun di zaman kerajaan Aceh Darussalam. Gelar itu menandakan seorang berdarah bangsawan yang hidup pada tahun 1.500.

img_title Makam Sutrimo Pria Diduga Karumga Febrie Adriansyah Dibongkar, Ada Pemeriksaan Toksikologi-DNA

Pada nisan kubur wanita ini tidak disebutkan tarikh wafat, namun dari bentuk nisan serta pola kaligrafi yang digunakan, tampak mirip dengan nisan sang Faqih dari Jazirah Arab yaitu Faqih Al-Farnawi.

“Maka dapat saja diberi perkiraan bahwa Tun Rahmatullah Ad-Du'aliy telah hidup dan meninggal dunia dalam abad ke-10 hijriah (ke-16 masehi),” kata ketua Mapesa Mizuar Fuadi kepada VIVA, Kamis 14 Februari 2019.

img_title Begini Potret Makam Nike Ardilla Sekarang di Ciamis, Masih Ramai Diziarahi Fans Meski Sudah 31 Tahun Meninggal Dunia

Dari hasil penelitian Mapesa, pemilik makam tersebut merupakan pejuang yang cukup disegani Portugis, dia ikut berperang bersama Kerajaan Aceh pada zaman itu di bawah kesultanan Sultan Ali Mughayat Syah, bersama bangsawan Arab lainnya. Di lokasi ditemukannya makam, juga terdapat beberapa nisan lainnya dengan bentuk dan ukiran kaligrafi yang hampir sama.

Penemuan ini menandakan bahwa Kampung Pande salah satu wilayah yang begitu kaya nilai sejarahnya. Ada ratusan makam kerajaan dan ulama yang terbentang sepanjang Kampung Pande hingga pesisir Kampung Jawa, Kecamatan Kutaradja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mizuar menyebutkan, dari catatan biografi Kampung Pande, lokasi itu dulunya kawasan elit. Selain makam, juga banyak ditemukan dirham, koin, pondasi istana dan Masjid Darul Makmur dibangun pada masa Sultan Johan Syah, Makam Syahbandar Mu'tabar Khan 12 Hijriah, Syeikh Jamaluddin As Samarqandi dari Samarkand Asia Tengah hingga artefak sejarah lainnya.

“Dari makam wanita itu telah dipastikan kepentingan Kampung Pande dan sekitarnya sebagai kawasan kota Islam kuno yang menduduki peringkat atas dalam Tarikh Islam di Asia Tenggara,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut