Jokowi Pernah Kerja di Lahan yang Dibeli Prabowo

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto mengikuti debat capres 2019 putaran kedua di Hotel Sultan, Jakarta
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

VIVA – Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf membenarkan perusahaan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menguasai pengelolaan ribuan hektare lahan di wilayah Aceh.

img_title Prabowo: Saya Ikuti Garis Politik Jokowi, Sejak Sebelum Dilantik Sebagai Presiden

Perusahaan tersebut yakni PT Tusam Hutani Lestari, yang memasok kayu pinus sebagai bahan pembuat kertas ke Kertas Kraft Aceh (KKA). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum dibeli oleh Prabowo, perusahaan itu bernama PT Alas Helau. "Pak Jokowi lebih tahu, sebab Pak Jokowi kerja di sana juga dulu, di PT Alas Helau. Tiga tahun dia di sana dengan Pak Prabowo," kata Irwandi dikonfirmasi awak media di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin malam, 18 Februari 2019.

img_title Harganya Rp22 Juta, Becak Listrik Ini Bisa Jalan Sejauh 25 Kilometer

Meski demikian, Irwandi mengaku tak tahu persis kapan perusahaan itu dibeli Prabowo. Yang pasti, tekan Irwandi, sebelum dirinya menjabat Gubernur Aceh.

"Enggak tahu (kapan persisnya perusahaan itu dibeli oleh Prabowo). Sebelum aku jadi Gubernur Aceh. (Luasnya itu) 120 hektare, sekarang mungkin yang aman 100 ribu," kata Irwandi.

img_title Dua Tahun Pimpin Indonesia, Prabowo Akui Bangga dengan Hasil Kerja Kabinet: Kita Telah Hadapi Berbagai Tantangan

Menurut Irwandi, perusahaan tersebut dulu bermasalah, karena banyak menebang hutan. Akhirnya, kata Irwandi, perusahaan tersebut dihentikan.

"Sudah bermasalah. Pabrik KKA bermasalah, hutannya juga bermasalah, banyak ditebang. Tahun pertama dan kedua (saya menjabat) kuhentikan," kata Irwandi.

Presiden Prabowo Subianto Berpidato di Sidang Kabinet Paripurna

Prabowo Buka Suara soal Ancaman MSCI, Tegas Bilang Indonesia Tak Gentar

Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak takut menghadapi ancaman MSCI yang berencana mengubah status pasar saham RI dari emerging market menjadi standalone market.

img_title
VIVA.co.id
21 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut