Nyepi, Gunung Merapi Muntahkan Dua Kali Awan Panas

Gunung Merapi menyemburkan awan panas terlihat dari Sleman, DI Yogyakarta
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Ranto Kresek

VIVA – Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas guguran, Kamis 7 Maret 2019. Dua kali awan panas terjadi pada pukul 07.44 WIB dan pukul 10.17 WIB.

img_title Selain Gunung Anak Krakatau, Aktivitas Semeru dan Merapi Perlu Diwaspadai

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida dalam keterangan tertulisnya membenarkan terjadinya dua kali awan panas guguran tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Telah terjadi awan panas guguran pada pukul 07.44 WIB dengan jarak luncur 1.200 meter. Luncuran awan panas berdurasi 121 detik dan mengarah ke tenggara," ujar Hanik.

img_title Sultan HB X Mendadak Minta Warga Tak Mendaki Gunung Merapi, Ada Apa?

Sedangkan untuk awan panas guguran pada pukul 10.17 WIB memiliki jarak luncur 1.000 meter. Awan panas guguran ini berdurasi 97 detik dan mengarah ke tenggara.

Hanik meminta masyarakat untuk tenang dan tidak panik. Hanik menyebut jarak luncuran awan panas guguran masih dalam jarak aman rekomendasi yaitu belum sampai 3.000 meter atau 3 kilometer.

img_title Banjir Lahar Dingin Gunung Merapi, 2 Warga Meninggal Dunia

"Status Gunung Merapi masih waspada. Jarak aman masyarakat beraktivitas masih tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi. Masyarakat diimbau tetap tenang," kata Hanik.

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDIP, Edi Purwanto.

DPR Soroti Tata Ruang Ambigu: Wilayah Rawan Bencana Jangan Dijadikan Permukiman

Anggota Komisi V DPR RI Edi Purwanto menilai konsistensi tata ruang wilayah menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan pemerintah cegah dampak bencana meluas.

img_title
VIVA.co.id
10 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut