Polisi Buru Penyebar Orasi Robertus Robet

Robertus Robet (tengah).
Sumber :
  • Syaefullah/VIVA.co.id

VIVA – Badan Reserse Kriminal Polri akan menelusuri orang memviralkan orasi aktivis hak asasi manusia, Robertus Robet, ketika acara Kamisan di depan Monas, Jakarta, beberapa waktu lalu.

img_title Video Prajurit TNI Diamankan Polisi Dalam Demo 21 Agustus Viral, Polda Metro Ungkap Fakta Sebenarnya

"Itu sedang didalami," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, di Jakarta, Kamis, 7 Maret 2019. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Robertus yang juga dosen Universitas Negeri Jakarta itu, tidak dikenakan Undang-undang Informasi Teknologi dan Elektronik. Karena memang Robet tidak memviralkan orasinya itu. 

img_title Legislator DPR Minta Polisi Usut Tuntas Temuan 995 Senpi di Sekolah Swasta Jaksel

"Makanya UU ITE tidak diterapkan kepada yang bersangkutan karena yang bersangkutan tidak memviralkan, yang memviralkan orang lain," tuturnya.

Kini, status Robertus Robet sudah ditetapkan sebagai tersangka karena diduga melakukan penghinaan terhadap institusi TNI. Untuk Pasalnya 207 KUHP, ancamam hukuman 1 tahun 6 bulan.

img_title DPR: TNI Bisa Tangani Begal Statusnya Bantu Polisi

"Jadi penyidik tidak melakukan penahanan dan hari ini diperbolehkan yang bersangkutan untuk kembali," tuturnya. 

Kemudian, Dedi menambahkan, pengusutan perkara Robet ini berdasarkan laporan polisi model A. Karena sesuai dengan UU Nomor 2 tahun 2002, tugas Kepolisian adalah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, kemudian melakukan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat dan penegakan hukum. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karenanya polisi secara proaktif membuat laporan polisi model A untuk dapat melakukan langkah-langkah penegakan hukum dan menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat, baik yang ada di medsos dan yang ada dunia nyata," tuturnya.

Sebelumnya, beredar video Robertus Robert melakukan orasi dalam acara Kamisan di depan Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. Robertus menyanyikan mars ABRI, tetapi tidak sesuai liriknya. (ase)

Anggota Komisi III DPR RI, Soedeson Tandra

Anggota DPR: Tagline Polisi Bersama Masyarakat Telah Diterapkan Secara Serius

Soedeson berharap pola pengamanan yang sejuk dan komunikatif ini tidak hanya diterapkan sesaat, melainkan menjadi standar operasional yang ditiru oleh seluruh kepolisian

img_title
VIVA.co.id
21 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut