Hakim Pengadilan Tipikor Medan Divonis 6 Tahun Penjara

Tersangka Hakim Adhoc Tipikor Pengadilan Negeri Medan, Merry Purba (tengah)
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Reno Esnir

VIVA – Majelis Pengadilan Tipikor Jakarta memovinis hakim ad hoc  Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Medan, Merry Purba 6 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider satu bulan kurungan. Majelis Hakim menyebut, Merry terbukti menerima suap 150.000 dollar Singapura dari pengusaha berperkara Tamin Sukardi.

img_title Babak Baru Kasus Suap Hakim dan TPPU, Marcella Santoso dan 4 Tersangka Siap Disidang

"Menyatakan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan korupsi menerima suap secara bersama-sama," kata Ketua Majelis Hakim Saifudin Zuhri saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis, 16 Mei 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pertimbangannya, majelis hakim menilai, Merry tidak mengakui perbuatan dan menciderai kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan. Kendati demikian, Merry belum pernah dihukum dan bersikap sopan selama persidangan.

img_title Satpam PN Surabaya Ungkap Kode Kamar Transferan Duit dari Pengacara Ronald Tannur

Majelis memaparkan, suap diterima Merry lewat Panitera Pengganti pada Pengadilan Tipikor Medan, Helpandi. Pemberian uang tersebut untuk memengaruhi putusan hakim dalam perkara korupsi yang sedang ditangani Merry. Perkara tersebut yakni dugaan korupsi terkait pengalihan tanah negara atau milik PTPN II Tanjung Morawa di Pasar IV Desa Helvetia, di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Merry dijerat menggunakan Pasal 12 huruf c Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (mus)
 

img_title Lisa Rachmat Divonis 11 Tahun, Terbukti Suap Hakim Demi Bebaskan Ronald Tannur
Kejagung menetapkan Hakim Djuyamto sebagai tersangka suap

Tiga Hakim Pemvonis Bebas Kasus Korupsi Ekspor CPO Disidang Hari Ini

Ketiga hakim yang akan menjalani sidang perdana adalah Hakim Ketua Djuyamto bersama dengan para hakim anggota Ali Muhtarom dan Agam Syarief Baharuddin.

img_title
VIVA.co.id
21 Agustus 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut