Video Viral Oknum Polisi Pukuli Pedemo, Polri Turunkan Propam

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo (kanan) dan Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

VIVA – Video sejumlah pria, yang diduga polisi memukuli dan menendang seorang anak terkait kerusuhan 22 Mei di Jakarta, viral dan menjadi sorotan. Polri pun merespons kritikan yang tertuju ke instansinya.

img_title Yusril Minta Publik Tak Ragukan Polri Usut Kasus Penyadapan yang Seret Listyo Sigit, Ahrie Sonta dan Eko Hadi

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo tak bisa menjelaskan, apakah tindakan kekerasan itu dalam video sesuai standar operasional prosedur (SOP) atau tidak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, ia memastikan, pihaknya telah membentuk tim untuk menyelidiki tindakan anggotanya itu.

img_title Penyadapan Presiden Prabowo, Eks Kapolri Listyo Sigit Dijerat 3 Pasal dengan Ancaman Penjara hingga 10 Tahun

"Terkait video ini, dari Mabes sudah menurunkan Propam. Propam sudah bekerja sudah meminta keterangan beberapa saksi terkait video ini. Termasuk, tersangka perusuh A, alias Andri Bibir sudah diinterogasi," jelas Dedi di Kemenko Polhukam, Jakarta, Sabtu 25 Mei 2019.

Dedi mengakui, pihaknya akan bertindak tegas terhadap anggota yang dianggap melakukan sesuatu yang tak sesuai dengan SOP. Ia menjamin, Polri profesional dalam penegakan hukum terhadap anggota itu jika dianggap bersalah, sesuai dengan aturan yang ada di internal mereka.

img_title Terbongkar! Penyadapan Presiden Prabowo Diduga Berlangsung Sejak 2025, Polri Tetapkan 3 Tersangka Termasuk LSP

"Nanti, akan diperiksa dan ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku di internal," ujarnya.

Namun, Dedi belum bisa memastikan terkait hukuman untuk oknum polisi tersebut. Ia menekankan, oknum anggota tersebut harus diminta keterangan terlebih dahulu. "Diperiksa dulu, sesuai keterlibatan di dalam video ini," katanya. (asp)

Irwasum Polri, Komjen Pol Asep Edi Suheri  (pojok kanan)

Soal Motif Penyadapan yang Dilakukan Jenderal Listyo Sigit Cs, Kabareskrim Beri Jawaban Tak Terduga

Kabareskrim Polri, Komisaris Jenderal Polisi Asep Safrudin, belum mengungkap motif di balik dugaan penyadapan ilegal yang menyeret KSP Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

img_title
VIVA.co.id
4 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut