Rusak Tanaman Warga, Enam Gajah Liar Dievakuasi

Ilustrasi gajah liar.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Irwansyah Putra

VIVA - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau mengambil tindakan pencegahan terhadap adanya konflik antara gajah liar dan manusia di kawasan Desa Peranap, Indragiri Hulu, Riau, sepekan terakhir. Enam gajah liar yang merusak tanaman warga di dua desa kawasan itu telah ditangani secara serius oleh instansi terkait.

Viral! Gajah Sumatera Menyebrang di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai

Hubungan Masyarakat BBKSDA Riau, Dian Indriati, mengungkapkan, institusinya bekerja sama dengan WWF dan Yayasan Taman Nasional Teso Nilo untuk melakukan evakuasi atau penggiringan satwa dilindungi itu ke kawasan habitatnya.

"Sampai saat ini, proses penggiringan atau evakuasi masih berlangsung. Kita juga bekerja sama dengan beberapa pihak yang membantu jalannya evakuasi agar konflik ini teratasi," kata Dian kepada VIVA, Kamis, 13 Juni 2019.

Penis Gajah Bisa Berfungsi untuk Menggaruk Perut

Dian menambahkan, sebanyak dua ekor gajah binaan dari Lubuk Kembang Bungo yang sudah terlatih juga dikerahkan ke lokasi. BBKSDA Riau nantinya akan membawa empat gajah liar ke kawasan TNTN atau sekitar 15 kilometer dari lokasi permukiman penduduk.

Gajah liar berusia 30 tahun di Aceh mati akibat infeksi.

Gajah Betina Liar di Aceh Besar Mati karena Luka Infeksi di Perut

Gajar betina itu sempat dapat perawatan selama tiga hari. Gajah itu diberikan cairan infus hingga antibiotik.

img_title
VIVA.co.id
1 Maret 2022