Suku Anak Dalam Serahkan 10 Senjata Api Rakitan

Senjata api - pistol - senpi/ilustrasi
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Irwansyah Putra

VIVA – Sebanyak 10 senjata api rakitan milik Suku Anak Dalam (SAD) disita Polres Batanghari, Jambi. Mereka menyerahkan senjata setelah membekuk dua orang dari mereka yang tergabung dalam Serikat Mandiri Batanghari (SMB).

img_title Danrem Ungkap Pemicu Anggota TNI Diserang Suku Anak Dalam di Jambi, Berawal Pergoki Pencurian Kelapa Sawit

Informasi dihimpun VIVAnews, senjata tersebut diserahkan kepada Satgas Gabungan TNI-Polri yang melakukan operasi dengan dibantu petugas keamanan PT Wira Karya Sakti (WKS).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Satgas sebelumnya melakukan patroli bersama di sekitar wilayah Batanghari. Tim kemudian menemukan SAD kelompok Marahman yang bergabung dengan SBM.

img_title Temuan 995 Senjata Api di Sekolah Swasta Jaksel, Adde Rosi: Jangan Rusak Dunia Pendidikan!

Kapolres Batanghari AKBP Mohammad Santoso membenarkan bahwa ada Suku Anak Dalam yang menyerahkan senjata kepada aparat keamanan.  

"Saat itu kita menemukan dua orang SAD, mereka kemudian menunjukkan kepada tim keamanan dan menyerahkan 10 pucuk senjata api rakitan," ujarnya.

img_title Legislator DPR Minta Polisi Usut Tuntas Temuan 995 Senpi di Sekolah Swasta Jaksel

Mohammad Santoso menyebutkan, SAD kelompok Marahman sudah bergabung bersama kelompok Serikat Mandiri Batanghari pimpinan Muslim selama kurang lebih tujuh bulan.

"Setelah kita data, interogasi dan pembinaan, SAD kelompok Marahman kita kembalikan ke asalnya di Daerah Muaro Kilis, Kabupaten Tebo," katanya, Selasa, 23 Juli 2019.

Ditambahkan lagi, penyerahan 10 senjata api rakitan kepada tim keamanan berdasarkan kemauan mereka sendiri. Suku Anak Dalam merasa tertipu dengan kegiatan yang dilakukan SMB yang jelas-jelas mengacaukan keamanan.

"Mereka merasa tertipu dengan kegiatan yang dilakukan oleh kelompok SMB pimpinan Muslim, sehingga menyerahkan senjata tersebut kepada kita," ujarnya.

Dilanjutkan Mohammad Santoso, operasi pengamanan akan terus dilakukan. Hal ini untuk memastikan situasi di Jambi aman dari kelompok perusuh.

"Kemungkinan untuk penemuan barang bukti lain tetap ada, karena kegiatan operasi pengamanan tetap berjalan hingga saat ini," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Senjata api rakitan tersebut digunakan oleh masyarakat SAD untuk mata pencarian sehari-hari. Namun, dengan adanya kelompok SMB ini masyarakat SAD diperalat untuk menjadi pelindung kelompok SMB.  

"Masyarakat SAD dimanfaatkan untuk menakuti pihak lain, sehingga kelompok SMB tetap eksis melakukan kegiatannya di Distrik Delapan milik PT WKS," katanya.

Barang bukti kasus narkoba yang diungkap Polda Metro Jaya

5 Sindikat Sabu Diciduk di Bekasi, Polisi Temukan 2 Senjata Api dan 16 Peluru Tajam

Peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dibongkar Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Metro Jaya.

img_title
VIVA.co.id
10 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut