BMKG: Ancaman Sunda Megathrust Nyata

Ilustrasi gempa bumi
Sumber :
  • Pixabay

VIVA – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, ancaman Sunda megathrust ada dan bisa saja terjadi sewaktu-waktu.

img_title Update BMKG: Terjadi 14.993 Gempa Susulan di NTT Sejak 15 Agustus 2026

"Itu adalah ancaman riil. Ancaman nyata yang bisa terjadi," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono di kantor BMKG, Jakarta Pusat, Sabtu, 3 Agustus 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menjelaskan, ancaman Sunda megathrust merupakan ancaman nyata di sepanjang Pantai Barat Sumatera. Jaraknya sekitar 200-250 km di laut lepas. 

img_title Gempa M6,5 Guncang Jakarta Pagi Ini, Getarannya Terasa Sampai Yogyakarta hingga Padang

Kemudian, lanjut dia, di Laut Jawa jaraknya juga sama. Hal ini terus sampai ke Bali ke arah timur. Kemudian ada di sisi Utara Papua dan ada juga dari sumber tumbukan Pasifik.

"Dan kalau itu kekuatannya besar dan sumber gempanya dangkal tentunya bisa sangat memungkinkan terjadinya tsunami," ujarnya. 

img_title Jakarta Diguncang Gempa M6,5 Pagi Ini, BMKG Ungkap Penyebabnya

Lantaran itu, menurut dia, masyarakat di sepanjang jalur pertemuan lempeng tektonik harus selalu siaga karena memang sebuah ancaman yang riil. 

Sampai hari ini, menurut Rahmat, belum ada teknologi apapun yang mampu memprediksi gempa terjadi.

"Sehingga dimohon kebijaksanaan masyarakat memahami bencana di daerah masing-masing. Kemudian memahami jalur evakuasi, tahu apa-apa yang harus dilakukan saat bencana datang," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menambahkan, "Bila ada warning trouble, jalur mana yang harus dilalui, dan arah-arah mana untuk tempat evakuasi."  

Untuk itu, pihaknya mengaku tak pernah lelah melakukan program mendatangi masyarakat, khususnya yang rawan bencana seperti gempa untuk mengedukasi mereka. Pemerintah daerah juga diminta cekatan dalam membuat jalur evakuasi.

Akulaku Group, BAZNAS

Akulaku Group Salurkan Bantuan Pangan bagi Masyarakat Terdampak Gempa Bumi NTT

Bantuan Akulaku itu akan diarahkan untuk pengadaan dan pendistribusian bahan pangan pokok, antara lain beras, minyak goreng, mi instan, serta kebutuhan pokok lainnya.

img_title
VIVA.co.id
14 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut