Logo timesindonesia

Krisis Air, 59 Desa di Gresik Kekeringan

Para warga berebut air bersih di Desa Kandangan Kecamatan Cerme (foto: Dokumen BPBD Gresik for TIMES Indonesia)
Para warga berebut air bersih di Desa Kandangan Kecamatan Cerme (foto: Dokumen BPBD Gresik for TIMES Indonesia)
Sumber :
  • timesindonesia

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Gresik menunjukkan ada 59 desa di kabupaten Gresik yang kekeringan sehingga menyebabkan krisis air.

BPPD Gresik mulai bergerak mengirim air bersih ke sejumlah wilayah yang terdampak kekeringan. Plt Kabid Kedaruratan dan Logistik Dianne Hetty Widajati mengatakan, mulai hari ini Pemkab menyalurkan bantuan air bersih ke beberapa wilayah terdampak.

"Mulai hari ini kita dropping air ke beberapa desa terdampak kekeringan. Kita dahulukan yang terparah dulu," katanya, Senin (12/8/2019).

Dianne mengatakan, pengiriman air bersih dilakukan ke beberapa dusun seperti Dusun Amburan Desa Kandangan sebanyak satu tangki, Dusun Sekargeneng Desa kandangan juga 1 tangki, dan ke Desa Dungus Kecamatan Cerme sebanyak dua tangki.

"Satu tangki berisi 6000 liter. Ini baru awal, besok akan kita kirim ke semua wilayah yang terdampak kekeringan," ujarnya.

Salah satu warga, Rohmad Alamsyah mengaku senang atas kiriman air bersih ke wilayahnya. Selama ini warga terus mengeluarkan uang untuk membeli air bersih.

"Alhamdulillah, ini dapat bantuan air bersih dari BPBD Gresik, kami sehari-hari membeli air untuk memasak. Di sini airnya asin," imbuhnya.