Membaca Karakter Gunung Merapi Meletus

Gunung Merapi kembali meletus.
Sumber :
  • Twitter @bpptkg

Gempa Sleman

img_title El Nino Diprediksi Bertahan hingga Awal 2027, BMKG Ungkap Kapan Hujan Meluas di Indonesia

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG mengungkapkan, Gunung Merapi meletus dipengaruhi oleh Gempa Sleman yang terjadi kemarin, Sabtu 16 November 2019 dengan magnitudo 2,7 yang berpusat di sekitar Gunung Merapi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bahwa gempa tersebut sangat dekat dengan puncak Merapi, di mana episenternya terletak pada koordinat 7,63 LS dan 110,47 BT di darat pada jarak 10 kilometer arah selatan dari puncak Merapi pada kedalaman 6 kilometer.

img_title Mengapa Siang Hari Terasa Lebih Panas dan Menyengat Akhir-akhir Ini? BMKG Ungkap Penyebabnya

"Jadi episenter gempa ini sangat dekat dengan puncak Merapi. Peristiwa ini mirip dengan erupsi Merapi pada 14 Oktober 2019 lalu yang juga didahului oleh serangkaian aktivitas gempa tektonik yang berpusat di sekitar Merapi," tutur Daryono.

Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono

img_title 15 Daerah di Sulut Terancam Kekeringan, BMKG Ingatkan Risiko Kebakaran Lahan dan Krisis Air Bersih

Aktivitas peningkatan vulkanisme, lanjut dia, memang sensitif dengan guncangan gempa tektonik. Secara tektovolkanik aktivitas tektonik memang dapat meningkatkan aktivitas vulkanisme, dengan syarat gunung api tersebut sedang aktif, yakni kondisi magma sedang cair dan kaya akan produksi gas.

"Dalam kondisi seperti ini erupsi gunung api mudah dipicu oleh gempa tektonik. Catatan Gunung Merapi pada 2001 dan 2006 menunjukkan bahwa sebelum terjadi erupsi juga didahului oleh aktivitas gempa tektonik," ujar Daryono.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gempa tektonik, katanya, dapat meningkatkan stress-strain yang dapat memicu perubahan tekanan gas di kantong magma sehingga terjadi akumulasi gas, yang kemudian memicu terjadinya erupsi. Namun demikian perlu ada kajian empiris untuk membuktikan kaitan ini.

"Data lain yang serupa di luar negeri juga menunjukkan bahwa erupsi Gunung Unzen di Jepang dan erupsi Gunung Pinatubo pada 1990 juga dipicu oleh gempa tektonik," lanjut Daryono.

Kabut Asap Karhutla Terdeteksi Masuk Wilayah Jakarta, BMKG Singgung Kualitas Udara

BMKG Ungkap Kapan Hujan Mulai Guyur Wilayah Terdampak Karhutla

BMKG memprakirakan curah hujan di enam provinsi prioritas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berada pada kategori menengah hingga tinggi.

img_title
VIVA.co.id
17 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut