Pernyataan Sukmawati Soekarnoputri Harus Disikapi Lewat Tabayyun

Sukmawati Soekarnoputri.
Sumber :
  • VIVA/Ikhwan Yanuar

VIVA – Diah Mutiara Sukmawati Sukarnoputri alias Sukmawati kembali membuat polemik dengan membuat pertanyaan soal siapa yang berjasa dalam memerdekakan Indonesia pada abad ke-20.

img_title Cucu Soekarno dan Ratna Sari Dewi Genap 20 Tahun, Intip Momen Perayaan Ultah Frederik Kiran di Pegunungan Alpen

Ia membandingkan antara Nabi Muhammad SAW dengan ayahnya, Presiden Soekarno. Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), A Helmy Faishal Zaini, mengatakan perlu ada sikap tabayyun untuk menyikapi pernyataan Sukmawati Soekarnoputri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya pernyataan putri Presiden Soekarno itu sangat tidak tepat dan keliru besar. “Intinya ke depankan tabayyun untuk mendapatkan inti yang dimaksud oleh ibu Sukmawati,” kata Helmy kepada VIVA, Senin, 18 November 2019.

img_title Maia Estianty Ternyata Cucu Istri Pertama Soekarno, Begini Silsilah Keluarganya

Ia mengingatkan pernyataan Sukmawati Soekarnoputri hanya akan menimbulkan kesalahpahaman dan ketersinggungan di kalangan umat.

"Bung Karno merupakan tokoh nasional yang sangat mengagumi kepemimpinan Nabi Muhammad SAW. Kepemimpinannya justru menjadi inspirasi besar lahirnya kemerdekaan Indonesia,” tegas Helmy.

img_title Mengenang Kisah Cinta Ratna Sari Dewi dan Soekarno, Begini Awal Pertemuannya di Jepang

Karena, Nabi Muhammad SAW mengajarkan Islam sebagai agama pembebasan dari belenggu kelaparan dan kemiskinan.

Helmy juga menuturkan Nabi Muhammad SAW adalah sebaik-baiknya contoh manusia pilihan. “Jadi tidak tepat untuk disepadankan atau dibanding-bandingkan dengan manusia lainnya,” jelas dia.

Guruh Soekarnoputra.

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Ini Rekam Jejak Putra Bungsu Presiden Soekarno

Putra bungsu Presiden pertama RI Soekarno, Mohammad Guruh Irianto Soekarno, meninggal dunia pada usia 73 tahun. Berikut rekam jejak Guruh Soekarno di bidang seni politik.

img_title
VIVA.co.id
26 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut