Santap Daging Sapi, Warga Gorontalo Terserang Antraks

Ilustrasi bakteri antraks
Sumber :
  • NIH

VIVA – Sejumlah warga Desa Daenaa, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo diduga terserang penyakit infeksi antraks setelah memakan daging sapi yang mati mendadak. Kini, masyarakat yang terinfeksi antraks sudah ditangani oleh Pemerintah Kabupaten Gorontalo.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Roni Sampir, menjelaskan kronologi singkat terkait adanya warga yang diduga terinfeksi bakteri antraks. Menurut dia, Dinas Kesehatan mendapatkan informasi bahwa ada sapi yang diduga terserang antraks yang dikonsumsi oleh warga.

"Kami juga mendapatkan laporan yang sudah mempunyai gejala antraks. Oleh karena itu, tim pengawas Dinas Kesehatan turun pada 30 Mei 2020," kata Roni seperti dilihat dari tvOne pada Rabu, 3 Juni 2020.

Dari hasil penelusuran tersebut, Roni mengatakan tim pengawas mendapatkan temuan ada 8 sapi yang dipotong setelah bulan puasa Ramadhan sampai tanggal 28 Mei 2020. Dari 8 ekor sapi yang dipotong itu, kata dia, ada satu ekor sapi yang mati mendadak.

"Namun karena pertimbangan ekonomi, pemiliknya langsung potong sapi yang ambruk (sakit) kemudian dibagi-bagi ke masyarakat," ujarnya.

Selanjutnya, Roni mengatakan timnya juga mendapatkan 6 orang yang punya gejala klinis penyakit antraks dengan mengalami luka di tangan, perut maupun kaki. Setelah itu, kata Roni, tim mengembangkan lagi siapa saja yang mengkonsumsi satu ekor sapi yang diduga mengandung bakteri antraks tersebut.

"Kita dapatkan 24 orang. Dari 24 orang itu, ternyata 11 orang mempunyai gejala klinis antraks. Kami langsung tangani dengan pemberian antibiotik," jelas dia.

img_title Harga Beras, Bawang Putih dan Daging Sapi Masih Tinggi, Cek Daftar Lengkap Komoditas Lainnya
Sarah, salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Kebon Roek, Kota Mataram, NTB.

Harga Daging Sapi Tembus Rp170 Ribu per Kilogram

Harga daging sapi segar kelas super di pasar tradisional Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengalami kenaikan drastis. Nilainya bahkan hingga dibanderol tinggi.

img_title
VIVA.co.id
3 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut