Pasca Kerusuhan Papua, Internet Belum Nyala Tapi Telepon Aman

Kondisi Manokwari Papua pasca kerusuhan
Sumber :
  • VIVAnews / Foe Peace

VIVA – Kondisi Manokwari, Papua Barat pasca kerusuhan Senin 19 Agustus 2019 kemarin sudah kondusif, namun masih dijaga aparat dari unsur TNI dan Polri.

img_title Kontak Tembak di Nduga, 2 Anggota OPM Tewas! TNI Sita Uang Rp88 Juta

Personel gabungan masih siaga di jalan-jalan. Kata salah satu pria yang bekerja di Manokwari, Tomy Sudirman, aparat masih siaga sejak Selasa pagi tadi. Sisa keributan masih banyak berserakan di jalan. Semisal ban yang dibakar dan pecahan kaca.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tentara sama polisi masih pada standby," kata Tomy kepada VIVAnews, Selasa 20 Agustus 2019.

img_title TNI Kontak Tembak dengan KKB di Nduga, 2 Orang Dilaporkan Tewas

Namun berbeda dengan kondisi kemarin, hari ini dirinya tak melihat adanya keramaian masyarakat turun ke jalan. Kondisi di jalan menurutnya masih terpantau belum seperti biasanya. Jalan nampak sepi sekali. Biasanya menurut dia, kondisi ramai warga berlalu lalang. "Tak ada massa di jalan. Apa mungkin karena hujan juga kali ya," ucapnya.

Selain aktivitas warga yang belum normal,  kondisi perekonomian juga belum berjalan seperti biasa. Banyak warung  yang belumm buka. Dia mencontohkan dari sepuluh warung hanya tiga yang baru buka di wilayah kerjanya sekaligus tinggal di Jalan Arfai.

img_title Bahlil Ungkap 5 IUP Memiliki Cadangan Rp5.400 Triliun: Ada di NTB, Juga Papua

Jarak dia dengan lokasi keributan hanya sekitar lima menit yaitu di Jalan Sowi. Namun, menurutnya lokasi keributan yang lebih besar ada di Jalan Yos Sudarso, Pasar Sanggeng dan Kantor Gubernur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menuturkan, sampai sekarang jaringan telepon genggam masih sulit. Listrik sendiri sempat padam pukul 19.00 sampai 22.00 WIT.

"Kalau sinyal dari kemarin malam sampai sekarang belum ada sinyal, cuma sebatas telepon sama SMS aja yang bisa," kata dia lagi.

Ilustrasi pasukan TPNPB OPM.

Keluar dari Hutan Persembunyian, Komandan Batalyon OPM Matius Aisasior dan Wakilnya Tak Berkutik Saat Ditangkap

Satgas Yonif 9 Marinir Koops Habema menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Distrik Aifat Timur Jauh, Papua Barat Daya.

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut