BI Turunkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,5 persen

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

VIVA – Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia Agustus 2019 memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan BI 7 Day Reverse Repo Rate sebesar 25 basis poin. Sehingga suku bunga acuan saat ini berada di level 5,5 persen.

img_title Kemendagri Dorong Transformasi Penilaian Kinerja ASN dalam Kebijakan TPP

Begitu juga dengan suku bunga deposit facility yang diputuskan untuk turun sebesar 25 basis poin menjadi sebesar 4,75 persen, serta suku bunga lending facility sebesar 6,25 persen. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kebijakan tersebut konsisten dengan rendahnya perkiraan inflasi yang berada di titik tengah sasaran," kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo di Gedung Bank Indonesia Jakarta, Kamis 22 Agustus 2019.

img_title Hashim Dorong Rekening Bank Gratis bagi Warga, Ini Dampaknya bagi Ekonomi Daerah

Dia melanjutkan, keputusan itu juga telah sesuai dengan upaya merespons perkembangan kondisi ekonomi domestik maupun global.

"Serta sebagai langkah pre-emptive untuk mendorong momentum pertumbuhan ekonomi ke depan dari dampak perlambatan ekonomi global," katanya?

img_title Kunjungan Wapres Gibran ke Cilacap Dinilai Strategis Buat Pembangunan Daerah, Ini Alasannya

Perry melanjutkan, strategi operasi moneter tetap diarahkan untuk memastikan kecukupan likuiditas dan meningkatkan efisiensi pasar uang, sehingga memperkuat transmisi kebijakan moneter yang akomodatif.

Kebijakan makro prudensial tetap akomodatif untuk mendorong penyaluran kredit perbankan dan memperluas pembiayaan bagi perekonomian, termasuk pembiayaan ramah lingkungan. Sementara itu, Kebijakan sistem pembayaran dan pendalaman pasar keuangan juga terus diperkuat guna mendukung pertumbuhan ekonomi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ke depan, Bank Indonesia akan melanjutkan bauran kebijakan yang akomodatif sejalan dengan rendahnya prakiraan inflasi, terjaganya stabilitas eksternal, dan perlunya terus mendorong momentum pertumbuhan ekonomi," katanya.

Lebih lanjut, Perry mengatakan, koordinasi Bank Indonesia dengan Pemerintah dan otoritas terkait terus diperkuat untuk mempertahankan stabilitas ekonomi, mendorong permintaan domestik, serta meningkatkan ekspor, pariwisata, dan aliran masuk modal asing, termasuk Penanaman Modal Asing (PMA).

Wakil Ketua MPR RI, Ibas Yudhoyono

Ibas Dorong Generasi Muda Ponorogo Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kreatif

Ibas mendorong generasi muda Kabupaten Ponorogo untuk mengembangkan kreativitas sebagai peluang menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan kemandirian ekonomi

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut