Jemaah Tanya soal Salib, UAS: Mancing-mancing, Kena Lagi

Ustaz Abdul Somad (UAS)
Sumber :
  • ANTARA Foto/Syifa Yulinnas

VIVA – Ceramah Ustaz Abdul Somad yang menyinggung soal salib dipersoalkan sejumlah kelompok. Mereka ramai-ramai melaporkan ustaz yang biasa disapa UAS itu ke polisi.

img_title Dicecar 54 Pertanyaan oleh Polisi, Begini Nasib Kasus Kekerasan Seksual Betrand Peto

Video kajian yang digelar di dalam masjid itu viral, setelah tayang di Youtube tiga tahun lalu. Laporan itu sampai saat ini masih diproses di kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belum juga selesai, Ustaz Abdul Somad kembali mendapat pertanyaan dari jemaah soal salib.

img_title Anggota DPR: Audit Forensik BPKH Harus Berbasis Urgensi dan Kepentingan Jemaah

Saat memberikan ceramah di Masjid Az-Zikra, Bogor, belum lama ini, seperti biasa, panitia maupun UAS selalu membuka sesi tanya jawab dengan jemaah yang ditulis di secarik kertas.

Pertanyaan jemaah diawali dengan meminta doa dari Ustaz Somad, untuk kesembuhan kakaknya yang sedang menderita kanker stadium empat. Kemudian, Ustaz Somad mendoakan kakak dari jemaah itu, dan diamini oleh para jemaah di masjid.

img_title Kata Betrand Peto Usai Dicecar Puluhan Pertanyaan soal Dugaan Penganiayaan yang Dilakukan Sosok Pelapornya ke Polisi

Usai berdoa, Ustaz Somad lanjut membaca pertanyaan dari jemaah itu.

"Jika kita menjual kunci kayu, (UAS diam sejenak).. doa, ada konsumen yang kebetulan non muslim memesan gantungan kunci bentuk.... hmmm, mancing-mancing, kena lagi. Yang lama saja belum selesai. Ini trauma pula saya nampaknya, (jemaah tertawa). Sebaiknya kita bagaimana Pak Ustaz?" ujar UAS membacakan pertanyaan jemaah, dikutip VIVAnews dari channel Youtube Ustadz Abdul Somad Official, Kamis, 29 Agustus 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti apa jawaban Ustaz Abdul Somad? Simak di video ini

>

Ilustrasi jemaah umrah.

Saudi Tegaskan Siap Ambil Tindakan Lindungi Jamaah Umrah di Tengah Serangan Houthi

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah Al-Amoudi menegaskan negaranya akan mengambil langkah yang diperlukan untuk menjamin keamanan jemaah umrah.

img_title
VIVA.co.id
17 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut