Gara-gara Kabut Asap, Tapir Langka Kena Perangkap

Tapir terjerat perangkap liar
Sumber :
  • VIVAnews / Bambang Irawan (Pekanbaru, Riau)

VIVA – Seekor tapir ditemukan terperangkap jeratan liar di hutan Desa Sepahat, Kecamatan Bandar Laksamana, Bengkalis, Provinsi Riau, Jumat, 20 September 2019. Situasi sulit dihadapi satwa langka ketika wilayah tersebut diselimuti asap.

img_title Kabut Asap Karhutla Selimuti Kapuas, Jarak Pandang Turun hingga 100 Meter

Saat ditemukan, kondisi kaki sebelah kanan terikat akibat jeratan tali. Sehingga tapir sulit bergerak untuk kembali ke habitatnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beruntung kondisi yang dialami hewan ini diketahui oleh salah seorang warga yang melintasi di sekitar lokasi. Tidak berselang lama, kabar itu kemudian diberitahukan kepada aparat berwenang.

img_title Tegas! Singapura Bentuk Panel Khusus untuk Selidiki Perusahaan yang Diduga Picu Kabut Asap

Kepala Bidang KSDA Wilayah II, Heru, mengatakan sesaat setelah mendapatkan laporan, pihaknya langsung menurunkan tim ke lokasi penemuan dengan melibatkan tim medis.

"Begitu dapat informasi, kita langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi bersama tim yang melibatkan tim medis juga," kata Heru menjawab VIVAnews, Sabtu, 21 September 2019.

img_title Singapura Surati 10 Perusahaan Terkait Kabut Asap, Ada yang Punya Konsesi Lahan di Indonesia

Heru menambahkan, sehubungan dengan jarak tempuh yang cukup jauh, pihaknya berkoordinasi dengan Tim Resort Bukit Batu bersama Manggala Agni Daop Siak untuk dapat meninjau dan memberikan pertolongan pertama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi kita berkoordinasi sehingga penanganan pertolongan pertama cepat dilakukan," ucap Heru.

Menurut keterangan medis, luka yang diakibatkan dari kejadian itu cukup serius. Sehingga butuh waktu untuk memberikan pertolongan pengobatan dan makanan terhadap hewan tersebut. (ase)

Pemandangan Kabut Asap akibat Karhutla Kalimantan di Singapura

Hujan Diprediksi Guyur Singapura, Kabut Asap Berpeluang Menipis Hari Ini

Kualitas udara Singapura diperkirakan berada pada kategori baik hingga sedang pada 26 Oktober 2026. Hujan di sejumlah wilayah diharapkan membantu mengurangi kabut asap.

img_title
VIVA.co.id
26 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut