Pemerintah Matikan Akses Internet di Wamena

Asap hitam dari aksi pembakaran terlihat di Wamena, Papua.
Sumber :
  • istimewa

VIVA – Pemerintah kembali membatasi akses internet di Papua Barat. Kali ini akses internet sengaja dilemahkan di wilayah Wamena, Papua Barat. Pembatasan internet ini dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyusul adanya kerusuhan di Wamena yang makan korban jiwa.

img_title Penumpang Internasional Kini Bisa Punya Akses Internet di 160 Negara Tanpa Ganti Kartu SIM

"Untuk mempercepat proses pemulihan situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Wamena setelah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait, pemerintah memutuskan untuk melakukan pembatasan sementara layanan data telekomunikasi di wilayah Kabupaten Wamena," dirilis resmi Kementerian Kominfo pada Senin, 23 September 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pembatasan akses internet dilakukan sejak Senin hari ini pukul 12.30 WIT hingga waktu yang dianggap suasana kembali kondusif dan normal. 

img_title Tak Lagi Mati Gaya di Udara, Wi-Fi Satelit Mulai Dibawa ke Dalam Pesawat

Namun masyarakat tetap bisa berkomunikasi menggunakan layanan suara dan pesan singkat atau SMS. 

"Pemerintah kembali mengimbau kita semua untuk tidak menyebarkan informasi hoaks, kabar bohong, ujaran kebencian berbasis SARA, hasutan dan provokasi melalui media apa pun termasuk media sosial, agar proses pemulihan kembali situasi dan kondisi keamanan di wilayah Kabupaten Wamena cepat berlangsung," ujar Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu melalui rilis pers yang diterima. (ren)
 

img_title Heboh! Informasi Pemadaman Internet Nasional 25-27 September, Komdigi Ungkap Faktanya
Kepala Lapas Kelas II B Wamena Lukas Aponno

Pastikan Tak Punya Fasilitas Mewah Buat Napi, Kalapas Wamena: Tidak Mungkin Pakai AC, Udara di Sini Dingin

Lapas Kelas IIB Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, memastikan tidak ada kamar maupun fasilitas mewah yang disediakan bagi warga binaan di sana.

img_title
VIVA.co.id
12 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut