Yusril: Luka Wiranto Serius, Bukan Main-main

Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra usai pertemuan dengan Jokowi di Istana
Sumber :
  • VIVA.co.id/Agus Rahmat

VIVA – Mantan menteri hukum dan HAM yang juga Ketua Umum Partai Bulan Bintang, Yusril Ihza Mahendra, tidak yakin kalau penusukan terhadap Menkopolhukam Wiranto adalah settingan atau dibuat-buat. 

img_title Menko Yusril Bantah Tulis Buku 'Islam Ala Prabowo': Hanya Diwawancarai

Kabar itu berkembang di media sosial. Yusril melihat, lukanya cukup serius sehingga bukan settingan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau dilihat dari segi luka yang dialami seperti yang kita ketahui keadaannya serius, tidak bisa dianggap menjadi sebuah perbuatan main-main," kata Yusril, di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Jakarta, Sabtu 12 Oktober 2019.

img_title Bantah Isu Rp40 M ke 4 Pejabatnya Terkait Korupsi ASABRI-Jiwasraya, Kejagung Beri Jawaban Menohok: Itu Asumsi

Dilaporkan tusukan itu mengenai usus halus Wiranto, sehingga ususnya harus dipotong puluhan sentimeter. Yusril menilai, kejadian yang menimpa Wiranto harus dijadikan pelajaran bahwa pengamanan harus diperketat. 

"Ini merupakan suatu peringatan pada kita semua untuk lebih meningkatkan kewaspadaan, untuk meningkatkan pengamanan agar tidak terjadi hal-hal seperti yang dialami Pak Wiranto," katanya. 

img_title Menko Yusril soal Kericuhan Demo 27 Agustus: Hukum Wajib Ditegakkan, Tanpa Pandang Bulu!

Presiden Joko Widodo sudah memerintahkan, agar pengamanan terhadap para pejabat negara ditingkatkan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk diketahui, Menko Polhukam Wiranto ditusuk dua pelaku usai meresmikan gedung Universitas Mathlaul Anwar di Menes, Pandeglang Banten pada Kamis lalu, 10 Oktober 2019. Wiranto ditusuk, saat baru turun dari mobil sambil menyalami pejabat pejabat setempat.

Hingga kini, Wiranto masih dirawat intensif di Rumah Sakit Pusat Angkatan Daerah, Jakarta. Sedang dalam masa pemulihan usai dioperasi. 
 

Purbaya serahkan jabatan Menkeu kepada Suahasil Nazara

Purbaya Tak Minat jadi Pejabat Negara Lagi: Kalau Sudah Pensiun, Ya Sudah

Purbaya akan menolak jika mendapatkan tawaran untuk mengisi jabatan di kementerian/lembaga lain. Ia sudah tidak berminat sama sekali untuk menjadi pejabat negara.

img_title
VIVA.co.id
16 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut