Menkes Terawan Segera Diagnosa BPJS Kesehatan

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro

VIVA – Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, mengaku perlu mendapat penjelasan dari para bawahannya, terutama apa yang terjadi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Lembaga ini, mengalami defisit keuangan, hingga pemerintah terpaksa menaikkan iuran pada 2020 mendatang.

img_title Ramalan Feng Shui September, Ada yang Diprediksi Hadapi Kehilangan hingga Masalah Kesehatan

Meminjam cara-cara dalam dunia kedokteran, Terawan mengatakan perlu ada penjabaran masalah-masalah atau diagnosa terlebih dahulu. Hal ini perlu dilakukan sebelum mengambil tindakan seperti apa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau saya sebagai dokter, saya akan cek diagnosa yang benar, apa yang menjadi masalah. Kemudian terapinya kita kerjakan secepatnya. Hari ini saya belanja masalah dulu," kata Terawan, di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis 24 Oktober 2019.

img_title Inilah Pemenang Anugerah Karya Jurnalistik BPJS Kesehatan 2026

Menangani masalah defisit BPJS Kesehatan ini, menurut dia tidak hanya diselesaikan oleh kementerian yang ia pimpin. Sebab menyangkut lintas kementerian lagi. Sehingga perlu koordinasi yang baik.

"Kan ini sifatnya lintas sektoral, dari BPJS sendiri, dari Kemensos, dari ke mana-mana. Kita akan duduk bersama, dan menyangkut Kemenkeu menyangkut anggaran, harus duduk bersama," jelas Terawan.

img_title Melihat Inovasi dan Kemandirian di Rutan Muntok, Fasilitas Klinik-Panen Telur Ayam

Dengan ruwetnya persoalan di BPJS Kesehatan tersebut, Terawan berjanji tetap akan menyelesaikannya. Setelah diagnosa dilakukan dan langkah terapi diambil untuk menyehatkan kembali lembaga tersebut.

"Semua persoalan, semua hal nanti saya selesaikan satu per satu. Namun dengan percepatan," katanya.

Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas)

Ibas Tegaskan Program Jaminan Kesehatan sebagai Investasi Utama dan Harus Diperkuat

Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menyampaikan bahwa pemahaman masyarakat mengenai kesehatan dan program jaminan kesehatan perlu terus diperkuat.

img_title
VIVA.co.id
19 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut