Pesan Ryamizard ke Prabowo: Khilafah dan ISIS Harus Dihancurkan

Menhan Prabowo Subianto
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

VIVA – Menteri Pertahanan Kabinet Kerja Joko Widodo-Jusuf Kalla, Ryamizard Ryacudu membeberkan beberapa pekerjaan rumah bagi Menhan Kabinet Indonesia Maju, Prabowo Subianto. Pertama, diharapkan paham radikalisme tidak semakin meluas.
 
"Nah ini adalah pekerjaan rumah kita Pak Prabowo. Kita setop ini bertambahnya di TNI dan keluarga besar," ucap Ryamizard di kantor Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis 24 Oktober 2019.

img_title Presiden Prabowo Terapkan Ekspor Satu Pintu Lewat DSI, Bidik Kebocoran Negara akibat Penyelundupan

Ryamizard mengatakan, persoalan radikalisme adalah masalah paling utama yang harus diselesaikan Prabowo yang kini menjabat menhan. Ryamizard berharap ketua umum Partai Gerindra itu bisa memberantas paham khilafah dan kelompok ISIS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Khilafah tuh, ISIS harus dihancurin," katanya.

img_title Bahlil Lapor ke Prabowo, PNBP Energi Tembus Rp127,74 Triliun hingga Oktober 2026

Dia juga mengatakan, paham radikalisme adalah ancaman berbahaya bagi ideologi bangsa, yaitu Pancasila. Sebab, paham tersebut telah menjalar hingga ke jajaran TNI.

"Ini paling sangat berbahaya, kenapa berbahaya, karena dia akan mengubah ideologi Pancasila, (dengan) khilafah dan lain-lain. Saya sampaikan pada waktu di Mabes TNI ini sudah terpapar tiga persen. Bayangkan dari jumlahnya berapa banyak, belum PNS apalagi mahasiswa, BUMN sendiri banyak," kata dia lagi.

img_title Kekayaan RI Rp5.400 Triliun Ada di 5 Konsesi Tambang, Prabowo: Lebih dari 2 Tahun Tidak Ada Aktivitas Nyata, Cabut!
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Rapat Koordinasi Nasional TPAKD di Jiexpo, Jakarta,

Prabowo Bidik Penyaluran Kredit Rakyat Rp400 Triliun pada 2027, Kelompok Petani hingga Nelayan jadi Sasaran

Prabowo menargetkan penyaluran kredit rakyat Rp400 triliun pada 2027 untuk petani, nelayan, UMKM, dan warga berpenghasilan rendah, seiring peluncuran DNKK.

img_title
VIVA.co.id
25 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut