Polisi Kerap Disasar Serangan Teroris, Begini Penjelasan Kompolnas

Personel Brimob menuju Polrestabes Medan segera setelah bom bunuh diri
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi/aww

VIVA – Kepolisian kerap menjadi sasaran terorisme. Terakhir, markas polisi di Medan Sumatera Utara menjadi sasaran serangan bom bunuh diri. Komisi Kepolisian Nasional atau Kompolnas menilai hal itu merupakan konsekuensi logis yang diterima polisi.

img_title Video Prajurit TNI Diamankan Polisi Dalam Demo 21 Agustus Viral, Polda Metro Ungkap Fakta Sebenarnya

"Jadi kalau kita lihat kenapa polisi menjadi sasaran sekarang, sebetulnya saya pikir itu konsekuensi logis, sudah menjadi risiko," kata Komisioner Kompolnas, Andrea Hynan Poeloengan di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu 23 November 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Poeloengan menjelaskan, selama ini Kepolisian yang berhadapan langsung dengan masyarakat terkait dengan penindakan hukum. Termasuk kerap berhadapan dengan terduga teroris, sehingga menjadi sasaran balas dendam.

img_title Legislator DPR Minta Polisi Usut Tuntas Temuan 995 Senpi di Sekolah Swasta Jaksel

"Tujuannya kebenciannya ke Polri. Yang namanya revenge, itu konsekuensi logis yang diterima polisi," ujarnya menambahkan.

Menurut dia, mendeteksi teroris tidak mudah dan seharusnya tak hanya dilakukan Polri. Pasalnya, saat ini banyak teroris yang bergerak sendiri atau lone wolf yang bisa muncul di mana saja.

img_title DPR: TNI Bisa Tangani Begal Statusnya Bantu Polisi

"Mereka bisa belajar sendiri. Nah, seberapa mampu bisa mendeteksi kelompok-kelompok kecil ini. Terutama lone wolf, yang betul-betul bisa jadi dia itu hanya terinspirasi," kata Poeloengan. 

Sebelumnya, ledakan bom bunuh diri terjadi di Polrestabes Medan, pada Rabu pagi 13 November 2019. Dari peristiwa tersebut, seorang terduga pelaku bom bunuh diri tewas dalam peristiwa tersebut. [mus]

Anggota Komisi III DPR RI, Soedeson Tandra

Anggota DPR: Tagline Polisi Bersama Masyarakat Telah Diterapkan Secara Serius

Soedeson berharap pola pengamanan yang sejuk dan komunikatif ini tidak hanya diterapkan sesaat, melainkan menjadi standar operasional yang ditiru oleh seluruh kepolisian

img_title
VIVA.co.id
21 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut