Budi Karya Sumadi Curhat Lelah jadi Menteri Perhubungan

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) mengikuti rapat kerja bersama DPR
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

VIVA – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku lelah menjalankan pekerjaannya. Apalagi Budi juga ditunjuk melanjutkan tugasnya sebagai Menteri Perhubungan pada periode kedua Presiden Joko Widodo.

img_title Kata Prabowo ke Menteri di Sidang Kabinet: Jangan Frustrasi, Nanti Dimainkan!

Meski lelah, Budi juga mengaku kebahagiaan menjadi menteri perhubungan tetap ada. Sebab, Presiden Jokowi dikatakannya sering memberikan tantangan yang membuatnya semakin terpacu lebih baik untuk memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Capek, tapi menyenangkan. Kita itu kerjanya pasti lebih melelahkan, jadi harus happy," kata dia di kantornya, Jakarta, Kamis, 5 Desember 2019.

img_title Menteri Singapura Kecewa soal Pernyataan Pejabat RI Terkait Kirim Oksigen: Tidak Tepat!

Dia menilai, tantangan terbesar yang diberikan presiden kepadanya adalah menghadirkan infrastruktur transportasi yang memudahkan masyarakat menjangkau destinasi wisata super prioritas atau lima Bali baru. Sebab, tenggat waktunya terbilang cepat yakni akhir 2020.

"Amanah lima Bali baru itu sangat menantang. Saya pikir kita sebagai profesional pasti seneng banget kalau ada tantangan," tegasnya.

img_title Prabowo Kumpulkan Menteri di Istana Bogor Semalam, Ternyata Bukan Rapat Kabinet

Meski begitu, lanjut dia, yang membuatnya sangat lelah menjadi menteri perhubungan bukan berasal dari tugas-tugas yang diberikan presiden. Tapi dari nyinyiran warganet yang berasal dari media sosial.

"Kita sudah berbuat banyak, tapi ada satu lalat di bandara misalnya, itu kemana-mana. Jadi saya pikir itu memang capek deh. Tapi justru itu yang membuat kita hidup dengan kritik," tegasnya. (ren)

Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules

Ngaku Keluar Uang Puluhan Miliar Soal Lahan, Hercules Murka ke Menteri Ara: Kau Sadar Diri, Jangan Pakai Otak Nakal

Kritik keras dilontarkan kepada Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait alias Ara. Hal itu disampaikan Ketum GRIB Jaya, Hercules Rosario de Marshal.

img_title
VIVA.co.id
22 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut