Jokowi Bantah Gaji Pengangguran

Presiden Jokowi
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

VIVA - Presiden Jokowi memimpin rapat kabinet terbatas terkait program Kartu Pra Kerja. Program ini di masyarakat luas, isunya menjadi pemerintah akan menggaji pengangguran.

img_title Angka Pengangguran Indonesia Turun ke 4,65 Persen, Terendah Sejak 1994

Dalam pembukaan rapat kabinet di Kantor Presiden, Jokowi mengatakan bahwa narasi yang berkembang luas di masyarakat tersebut tidaklah benar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini penting kita sampaikan karena muncul narasi seolah-olah pemerintah akan menggaji pengangguran. Tidak, itu keliru," tegas Jokowi, Selasa 10 Desember 2019.

img_title JK Tegaskan Percaya Ijazah Jokowi Asli: Tunjukkan Saja, Saya Justru Membela

Dia menegaskan kartu pra kerja tersebut adalah untuk alokasi bagi anak bangsa yang berusia 18 tahun. Mereka yang sedang mencari pekerjaan. Bukan yang pengangguran.

"Tidak sedang dalam pendidikan formal, atau pekerja aktif yang terkena PHK yang membutuhkan peningkatan kompetensi," lanjut Jokowi.

img_title Lula da Silva Kembali Terpilih Jadi Presiden Brasil untuk Keempat Kalinya

Kartu pra kerja merupakan program kampanye Jokowi pada Pilpres 2019 lalu. Namun, program ini kemudian ditangkap oleh sejumlah pihak sebagai cara pemerintah untuk menggaji pengangguran. Jokowi mengatakan fokus kartu pra kerja tersebut adalah dalam rangka mempersiapkan angkatan kerja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yakni mereka yang fokus sebagai pekerja atau justru yang ingin sebagai pengusaha atau entrepreneur. Fokus kedua dari pemberian kartu pra kerja, jelas Jokowi, adalah dalam rangka meningkatkan kemampuan pekerja terutama mereka yang terdampak pemutusan hubungan kerja atau PHK.

"Meningkatkan keterampilan pekerja PHK melalui upskilling dan reskilling agar semakin produktif dan berdaya saing," kata Jokowi.

Kolase Foto Jokowi dan Ijazah

Jokowi Dipastikan Hadir di Sidang Roy Suryo 5 November, Ijazah Bakal Ditunjukkan?

Nama Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) bakal kembali menjadi sorotan dalam persidangan kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik yang menjerat Roy Suryo.

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut