MUI Minta Masyarakat Tak Sweeping Atribut Natal

Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa'adi (tengah)
Sumber :
  • VIVAnews / Syaefullah

VIVA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta semua elemen masyarakat agar tidak melakukan sweeping di pusat perbelanjaan maupun perkantoran terkait masalah atribut natal. Sebab, menurut pimpinan MUI, Islam sangat menghormati terhadap pemeluk agama lain yang sedang merayakan perayaan natal tersebut.

img_title Andrea Bocelli Buka Suara Usai Konsernya Diminta Batal MUI

"Jangan lah, sweeping itu pekerjaan dari kepolisian. Umat Islam menghormati bertoleransi dalam masalah agama ini," kata Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid Sa'adi, di kantor MUI di Jakarta Pusat, Rabu, 18 Desember 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk itu, ia meminta kepada semua masyarakat dalam momentum perayaan natal bagi umat kristiani tersebut. Dan lebih mengedepankan masalah perdamaian diantara manusia.

img_title Keciduk Pernah Dukung Israel, MUI Desak Konser Andrea Bocelli di Indonesia Dibatalkan

"Kita semua bisa menjaga kerukunan. Menjaga ukhuwah wathoniyah ya dalam rangka kehidupan masyarakat yang harmonis masyarakat yang cinta damai," kata Zainut.

Sebenarnya, kata dia, MUI sendiri tidak pernah mengeluarkan fatwa terkait pengucapan natal kepada umat kristiani, karena ada perbedaan pandangan ulama terkait masalah hal tersebut.

img_title Kapolri Suyudi Rombak Jajaran Polda Banten, Wakapolda hingga Sejumlah Kapolres Berganti

"Kami tidak pernah mengeluarkan fatwa untuk itu. Ya, ada perbedaan pendapat di antara para ulama terkait dengan masalah natal. Karena ulama memiliki perbedaan pendapat hal itu, kita menghormati lah," lanjut dia.

Sementara itu, kepolisian menjamin tidak akan ada razia ormas terkait Natal.  Jika nanti ditemukan adanya ormas yang melakukan razia, polisi akan menindak tegas. Demikian kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, kepada VIVAnews, Rabu, 18 Desember 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk mencegah terjadinya razia, Polda Metro Jaya mengajak ormas ikut melakukan pengamanan saat Natal dan Tahun Baru. Ajakan itu mendapatkan respons positif. Sejumlah ormas mau membantu aparat menciptakan kondisi yang aman pada saat akhir tahun.

"Kapolda mengajak temen ormas dan menyatakan akan membantu aparat menjaga toleransi beragama. Ada beberapa ormas mengerahkan kekuatan menjaga gereja yang ada berpatroli dengan aparat," ujarnya. (ren)
 

Ilustrasi Brimob Polri.

Heboh! Anggota Brimob di Maluku Diperiska Propam Buntut Diduga Bujuk Wanita Gugurkan Kandungan

Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Maluku tengah mendalami laporan seorang warga berinisial E.A. terhadap anggota Brimob berinisial Brigpol A.M.

img_title
VIVA.co.id
13 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut