Bogor Terancam Kena Bencana Tanah Bergerak

Tanah Bergerak
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

VIVA – Pusat Vulkanologi Mitigas Bencana dan Geologi (PVMBG) menilai kawasan terdampak bencana longsor Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor berpotensi bencana susulan gerakan tanah.

img_title Bawalah Payung Rabu Ini, BMKG Prakirakan Seluruh Jakarta Diguyur Hujan

Kepala Badan Geologi, Kasbani menjelaskan, potensi tersebut berlaku untuk empat lokasi yang di antaranya jalur jalan Cigudeg – Sukajaya, Desa Harkat Jaya yang meliputi Jalur Jalan Harkat Jaya – Urug dan Kampung Sinar Harapan, Jalur Jalan Sukajaya – Pasir Madang yang meliputi wilayah Desa Sukajaya, Sipayung, Jayaraharja, Sukamulih, dan Pasir Madang, Desa Pasir Madang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pada saat hujan, potensi longsoran susulan masih tinggi sehingga antrean kendaraan di bawah material dan aktivitas pembukaan jalan agar dihindari. Hindari aktivitas pada alur sungai dan alur sungai musiman,” ujar Kasbani, Kamis 16 Januari 2020.

img_title BNPB Habiskan 14,3 Ton Bahan Semai untuk Tangani Karhutla di Sejumlah Wilayah

Semua instansi yang mengawasi perkembangan di lokasi tersebut agar memperhatikan kondisi pergerakan tanah kawasan lereng. Pada zona ini dinilai dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, sedangkan gerakan tanah lama dapat aktif kembali.

“Memantau perkembangan retakan di sekitar permukiman dan retakan segera ditutup agar longsoran tidak berkembang dan air tidak masuk ke dalam retakan,” katanya.

img_title Siap-siap Sedia Payung! Sebagian Wilayah Jakarta Bakal Diguyur Hujan Hari Ini

Hasil pemeriksaan, kawasan Cigudeg mengalami longsoran bahan rombakan pada tebing bagian atas jalan dan nendatan pada badan jalan. Longsoran bahan rombakan terjadi pada lereng yang menutup badan jalan di Kebon Kalapa. Saat pemeriksaan jalur jalan telah normal kembali.

Selain longsoran dijumpai juga nendatan pada badan jalan di tanjakan Panganten. Gerakan tanah juga dijumpai di sekitar perkampungan Tangseng, Kecamatan Cigudeg berupa nendatan di hutan dan perbukitan di atas permukiman.

“Dampaknya permukiman di Kampung Citangseng dan Manglid terancam,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedangkan di Desa Harkat Jaya, terjadi longsoran pada tebing yang menutup jalan antara Pasir Kupa dan Urug. Gerakan tanah juga terjadi pada lereng dan melanda permukiman di Kampung Sinar Harapan. Gerakan tanah di Kampung Sinar Harapan mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia, 18 rumah terlanda material longsoran.

Pada jalur jalan antara Pasir Kupa di Desa Harkat Jaya menuju Urug, sepanjang 2 Km dijumpai sebanyak 35 titik longsoran pada lereng dan menutup akses jalan. Pada saat pemeriksaan jalan baru bisa dilalui kendaraan roda dua dan kendaraan dengan penggerak empat roda.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut