30 Rumah Rusak akibat Angin Puting Beliung di Garut

Korban angin puting beliung di Garut, Jawa Barat.
Sumber :
  • VIVAnews/ Diki Hidayat.

VIVA - Sebanyak 30 rumah di Desa Kertajaya, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, mengalami kerusakan akibat angin puting beliung yang terjadi selama kurang lebih 30 menit. Selain rumah, sejumlah warga terluka dan dilarikan ke Puskesmas Cibatu.

img_title Siswa SMA Ditembak Pakai Senapan Angin di Garut oleh Temannya, Dipicu Hal Sepele

Kapolsek Cibatu, AKP Dudi Tisna Irawan, mengatakan bahwa angin kencang terjadi pada Kamis, 16 Januari 2020, petang sekitar pukul 16.15 WIB. Angin puting beliung menerjang sejumlah kampung di Desa Kertajaya, warga sempat panik dan berhamburan menyelamatkan diri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ada dua warga yang mengalami luka-luka saat menyelamatkan diri dan saat ini sudah dievakuasi ke Puskesmas Cibatu," ujarnya, Kamis 16 Januari 2020.

img_title Pramono: Semua Puskesmas di Jakarta Sudah Ramah Disabilitas

Yang membuat panik warga saat menyaksikan atap rumah beterbangan disapu angin puting beliung. Tercatat 13 rumah warga yang atapnya hancur, sebagian hanya mengalami rusak sedang dan ringan.

"Ada 13 yang atapnya hancur, akibat disapu angin puting beliung," kata Dudi.

img_title Pemuda di Garut Rekayasa Jadi Korban Begal, Ternyata karena Pakai Uang Perusahaan Rp 2,1 Juta

Lanjut Dudi, saat ini warga korban yang atap rumahnya hancur dievakuasi di rumah tetangga dan kerabatnya yang kondisi rumahnya selamat. Hingga saat ini masih dilakukan pendataan jumlah rumah yang mengalami kerusakan.

"Saat ini sudah aman, warga yang rumahnya rusak, mengungsi sementara," katanya.

Tak Diberi Pinjaman Rp100 Juta, Seorang Keponakan Tega Aniaya WN Korsel di Tangerang

Tak Diberi Pinjaman Rp100 Juta, Seorang Keponakan Tega Aniaya WN Korsel di Tangerang

Tak diberi pinjaman Rp100 juta, soarang anak muda berinsial NIM (28) tega aniaya berat warga negara Korea Selatan (WN Korsel) yang berinsial NST (62). Ironisnya

img_title
VIVA.co.id
11 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut